Banyak THM Berkedok Restoran, Kinerja Satpol-PP Kabupaten Bekasi Disorot DPRD

Editor:

CIKARANG- Banyak THM berkedok restoran, kinerja Satpol-PP Kabupaten Bekasi disorot DPRD terkait lemahnya penegakkan Perda Pariwisata.

Lemahnya penegakan perda pariwisata menumbuhkan maraknya penyalah gunaan izin Restaurant dijadikan tempat hiburan malam. Hal ini membuka ruang bagi pelaku usaha tempat hiburan malam Kabupaten Bekasi semakin menjamur.

Lambannya penutupan Sky Restaurant & Bistro diduga karena adanya permainan oknum Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dengan pengelola SkyRestaurant. Pasalnya penutupan Sky Restaurant dilakukan bukan oleh Satpol-PP sebagai penegak Perda.

Penutupan sendiri dilakukan oleh Harun selaku Legal Sky Restauran. Karena dirasa hanya mendpat angin segar dari oknum Ormas yang pada akhirnya mendapat penolakan keras dari warga Sukaresmi.

Baca Juga: Warga Cikarang Selatan Kembali Turun, Sky Restauran Akhirnya Ditutup

“Penutupan ini atas dasar inisiatif kita sebagai pengelola Sky Restaurant dan kesepakatan dengan warga demi menjaga kondusifitas dilingkungan Sukaresmi dan Kabupaten Bekasi” Ujar Harun MS selaku Legal Sky Restauran & Bistro.

Penutupan Sky Restaurant sendiri diharapkan bukan merupakan penutupan sementara. Karena sebelumnya sudah ada kesepakatan antara pengelola dengan warga setempat. Namun, perwakilan pengelola (Radian) yang menyepakati kesepakatan tersebut sudah keluar dan tidak bekerja lagi ditempat tersebut.

Baca Juga: Kabupaten Bekasi Rawan THM Berkedok Restoran, Pemkab Harus Lebih Serius Menegakkan Perda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 komentar

  1. ach yg bneer ini cuman kesalahan opd sajah,bukankah perdanya sendiri juga tidak memiliki sanksi yang tegas,artinya yang bikin perdanya saja ga paham.