Bupati Tidak Dimasukan ke Jajaran Mustasyar, Ini Kata NU Karawang…

Editor:

KARAWANG- Bupati Karawang, Cellica Nurrchadiana ternyata tak masuk ke dalam jajarang penasihat atau mustasyar PCNU Karawang periode 2022-2027. Hal ini cukup mengejutkan mengingat pada periode-periode terdahulu pengurus PCNU Karawang selalu memasukan kepala daerah ke dalam jajaran mustasyar.

Sebagaimana diketahui, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) akhirnya menetapkan Jenal Aripin sebagai Ketua Tanfidziyah PCNU Karawang masa khidmat 2022-2027. Penetapan itu berdasarkan SK PBNU bernomor 157/PB.01/A.II.01.45/99/12/2022 tentang Pengesahan PCNU Kabupaten Karawang masa khidmat 2022-2027 yang sudah diterima pengurus hasil Konfercab PCNU Karawang ke-XXI di Ponpes Ashidiqiyah pada Sabtu (12/11) lalu.

Yang menarik, di jajaran mustasyar atau penasihat PCNU Karawang, dari 27 nama yang ada, justru tak terlihat ada nama Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana atau unsur pemerintah daerah di dalamnya.

Sementara Sekretaris PCNU Kabupaten Karawang dipegang oleh Deden Permana yang diketahui saat ini merupakan Ketua Gapensi Karawang dan posisi Bendahara PCNU Karawang dipercayakan  kepada Mirsad. Lalu, Ketua Syuriah PCNU Kabupaten Karawang dipegang oleh Kiai Zubair Wasith.

Soal Tak Ada Nama Cellica

Sekretaris PCNU Karawang, Deden Permana menjelaskan alasan tak ada satu pun perwakilan dari unsur pemerintah daerah yang masuk ke jajaran mustasyar PCNU Karawang, termasuk bupati Karawang Deden menyebut ada dua alasan utama, yang pertama taka da ketentuan jika mustasyar di NU harus pula diisi oleh unsur pemerintah daerah. Yang kedua, Deden menilai, saat ini taka da pejabat daerah di Karawang yang punya tradisi latar belakang dari nahdliyin yang kuat.

Baca Juga: Konfercab PCNU Karawang ke-XXI Resmi di Buka, Ini Pesan Gus Hasan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *