Dancesport Borong Lima Medali, Andrenny: Kita Bina Atlet Menguasai Banyak Tarian

Editor:
BANDUNG – Dua medali emas, dua perak dan satu perunggu diraih Cabang Olahraga Dancesport (Dansa) Kabupaten Bekasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jawa Barat yang berlangsung di Hotel El-Cavana, Bandung, Rabu (16/11/2022) kemarin.
Atlet Dancesport yang dapat Emas pertama diraih Marshanda Azalia dan Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha di nomor pertandingan Hip Hop Duo dan medali emas kedua diraih Marshanda Azalia di nomor Free For All (FFA) Samba.
Sedangkan untuk dua medali perak diraih Devvny Hera H saat turunkan pada nomor FFA Rumba dan FFA Jive. Medali perunggu diraih Adelino Alby pada nomor FFA Cha Cha.
Ketika selesai pertandingan Luh Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha mengaku senang dengan raihan medali emas yang ia dapat. Semula, ia tak menyangka bakal mendapatkan medali emas tersebut.
”Perasaan ngak nyangka karena lawannya juga oke – oke banget. Puji Tuhan dapet emas perwakilan dari Kabupaten Bekasi,” ujar Made Gede Nabiella Dewi Wiwaha wanita yang akrab disapa Dewi, Kamis (17/11/2022).
Dalam pertandingan tersebut terbilang cukup sulit. Sebab, lawan tandingnya juga merupakan teman ia berlatih. Meski begitu dengan keyakinan dan semangat yang tinggi maka ia bisa meraih medali emas.
“Karena lawannya temen hip-hop aku semua jadi aku sudah tahu skillnya dan konsepnya kayak gimana. Kan aku hip-hop sudah lama banget, awalnya temenen sekarang jadi lawan udah saling tahu skillnya masing-masing jadi menurut aku itu lumayan berat sih,” jelasnya.
Marshanda Azalia mengaku untuk mendapatkan medali emas tidaklah mudah mengingat rival-rival yang dihadapi juga memiliki kemampuan yang merata.
“Lawannya berat-berat juga tapi saya juga bersyukur bisa mendapatkan medali ini dan latihan yang selama ini saya lakukan Puji Tuhan terbayarkan,” jelasnya.
Marshanda berharap dengan medali emas yang ia dapat ini bisa menjadi motivasi bagi dirinya untuk dapat meningkatkan karirnya di dunia dansa ini.
”Harapannya bisa terus berkarya di dunia dansa ini, tidak harus juara satu tetap bisa melakukan penampilan maksimal juga,” ungkapnya.
Sementara, Ketua Pengcab Dancesport Kabupaten Bekasi, Andrenny mengaku puas dengan prestasi yang diraih anak didiknya. Mengingat lawan yang dihadapi juga memiliki kualitas yang baik. ”Sudah puas sih, kita lihat lawan kita juga emang bagus-bagus,” katanya.
Dia mengaku dari nomor yang diperlombakan, kontingen Kabupaten Bekasi hanya bisa menurunkan setengahnya saja. Sehingga, medali yang diperoleh tidak maksimal.
”Banyak nomor-nomor baru dan kita tidak ada di nomor itu. Ada 16 nomor, kita turun hanya 9 nomor saja, itu pun maksa,” imbuhnya.
Andrenny berharap pada Porprov berikutnya akan membina atlet yang mampu menguasai banyak tarian. Dengan begitu, potensi raihan medali bisa lebih maksimal.
“Kita sih pengennya atlet sedikit bisa menguasai semua tarian, itu yang lebih baik dari pada atlet banyak tapi cuman bisa menguasai satu tarian saja. Tapi, atlet yang menguasai banyak tarian juga harus punya power yang kuat supaya bisa meraih medali,” pungkasnya. (adv/yud)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *