Open Biding Pemkab Bekasi, Muncul Nama Pejabat yang Kinerjanya Dinilai Buruk

Editor:

karawangbekasiekpres— Lelang jabatan Pimpinan Tinggi Pratama menuai sorotan. Pasalnya, ada nama-nama yang dinilai bermasalah dalam kinerja dan disinyalir banyak temuan yang dilakukan BPK pada kegiatan yang dilakukan oleh pejabat-pejabat yang ikut Open Biding Pejabat Pimpinan Tinggi Partama.

Untuk itu sangat diperlukan kehati-hatian dari pada panitia seleksi dalam menentukan kelayakan seseorang yang akan memimpin satu SKPD di Kabupaten Bekasi.

Misalnya, pada tahun 2019 Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) ada temuan BPK yang mencapai belasan Miliar pada 11 kegiatan yang paling besar yaitu USB SMPN 6 Tambun Utara dan SMPN 5 Cikarang Barat.

Tidak hanya itu, pada tahun 2020 juga ada dugaan kelebihan pembayaran berdasarkan laporan akhir BPK senilai Rp 691.319.244,30 dan potensi kelebihan Senilai Rp. 219,305,701,17 atas Delapan pekerjaan Jalan Irigasi dan Jaringan serta denda keterlambatan dua paket pekerjaan pada Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Kontruksi.

Kemudian, kekurangan Volume atas delapan paket pekerjaan pada DSDABMBK Kabupaten Bekasi sebanyak 8 kegiatan pembangunan dengan total senilai kurang lebih Rp. 900 Jutaan dan paling besar pekerjaan Pembangunan Jalan Tegal Danas – Kandang Gereng, Pembangunan Saluran Pembuangan Kali Ciherang dan Pembangunan Jembatan Kali Cikarang Sisi Utara Kali Malang.

Tidak berhenti sampai disitu pada tahun 2021 juga Pemkab Bekasi pada LRA Audited TA 2021 menyajikan Realisasi Belanja Barang dan Jasa sebesar Rp 2.207.194.963.957,00 dengan ada temuan kelebihan pembayaran biaya personil pada 7 paket pekerjaan jasa konsultasi di tiga OPD sebesar Rp. 343.231.500,00. Dari data yang dihimpun pada BPK yaitu kelebihan pembayaran biaya personil pada tujuh paket pekerjaan jasa konsultasi di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang, DPRKPP dan Dinas SDABMBK paling besar kelebihan pada Perencanaan Teknik Pembangunan Gedung Pendidikan SD Kabupaten Bekasi Tahun 2022, lalu Pengkajian Pengujian Tanah untuk Pembangunan Jembatan Kabupaten Bekasi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *