Kota Bekasi Belum Tentukan Rumah Sakit Rujukan Kasus Gagal Ginjal Akut, Begini Penjelasan Kadinkes

Editor:

karawangbekasiekpres- Dinas Kesehatan Kota Bekasi, belum menetapkan rumah sakit khusus rujukan dalam penanganan kasus gangguan ginjal akut pada anak.

“Rumah sakit rujukan dan pembiayaan dalam penanganan kasus gagal ginjal akut di wilayah Kota Bekasi masih tahap pembahasan, hari Senin 24 Oktober 2022 akan ditentukan, ” ungkap Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati.

Penyiapan rumah sakit rujukan dan pembiayaan sendiri jelas Tanti diperlukan agar tidak terjadi kebingungan pada pasien. Pembahasan akan melibatkan seluruh direktur rumah sakit dan BPJS untuk mempertanyakan langsung apakah pembiayaan bisa ditanggung BPJS.

“Pemerintah akan berkoordinasi dengan Forkopindo bersama Plt Wali Kota Bekasi untuk membahas menyeluruh, karena rumah sakit rujukan harus memiliki kriteria khusus. Begitupun soal pembiayaan agar tidak membuat bingung, ” tegas Tanti.

Baca Juga: Waspadai Zat Etilen Glikol, Kandungan Parasetamol yang Disebut Jadi Biang Kerok Gagal Ginjal pada Anak

Diketahui bahwa untuk kasus gagal ginjal akut di wilayah Jabar, hingga 20 Oktober 2022, tercatat sebanyak 25 kasus. Namun dari kasus tersebut tidak disebutkab dari wilayahnya.

Tanti sendiri, dikonfirmasi terkait jumlah kasus di wilayah Kota Bekasi mengakui belum mengetahui secara pasti karena belum ada laporan. Bahkan baru akan dibuatkan data melalui link khusus.

Sementara Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Jabar Ryan Bayusantika Ristandi menyebutkan, dari 25 kasus tersebut, 15 penderita di antaranya meninggal dunia.

“Data sementara yang kita catat ada 25 kasus di Jabar hingga 20 Oktober, dan 15 di antaranya meninggal dunia. Kita bekerja sama dengan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia) dan terus berkoordinasi dalam penanganan wabah ini,” kata Ryan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *