SMAN 17 Kota Bekasi Dilaporkan ke Kejaksaan Terkait Dugaan Pungli

Editor:

KOTABEKASI – Kepala sekolah menengah atas negeri atau SMAN 17 di Kota Bekasi dilaporkan ke Kejaksaan Negeri setempat, Senin (19/9/2022).

SMAN 17 Kota Bekasi dilaporkan atas dugaan pungutan liar dengan dalih sumbangan peduli pendidikan yang saat ini masih dalam tahap sosialisasi oleh Disdik Jabar.

“Secara resmi kami telah melaporkan Kepala Sekolah SMAN 17 Kota Bekasi ke Kejaksaan Negeri Kota Bekasi,” ujar pelapor kepada awak media, Senin pagi tadi.

Baca Juga: Kejari Bekasi Benarkan Penangkapan Kades Cibuntu Terkait Dugaan Pungli PTSL

Pelapor mengklaim telah menyertakan seluruh bukti dugaan pungutan liar yang terjadi di SMAN 17 Bekasi dalam laporan yang telah diberikan ke Kejari Kota.

Menurutnya hal itu agar pihak Kejaksaan tidak lagi direpotkan untuk mencari barang bukti. Salah satu bukti adalah print transfer dari orang tua peserta didik ke rekening sekolah dengan nilai diatas Rp7 juta.

Sebelumnya diketahui bahwa Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat telah menginstruksikan untuk tak melanjutkan rapat komite dalam melakukan pungutan ke orang tua murid.

Baca Juga: Beredar Kabar 7 Oknum Dishub Kota Bekasi Tertangkap Pungli, Kadishub: Informasi Itu Hoaks…

Namun SMAN 17 Bekasi tetap menggelar sosialisasi dan melakukan pungutan atas nama komite sekolah pada tanggal 10 September 2022.

Diketahui bahwa Dalam sosialisasi itu orang tua disodorkan formulir sumbangan peduli pendidikan dengan 3 opsi, pertama pungutan sebesar Rp8,5 juta kedua Rp8 juta ketiga Rp7,5 juta.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.