Leiner Alden, Jawara Matematika SMAN 1 Cikampek Tetap Berprestasi di Tengah Keterbatasan Fisik

Editor:

Leiner dapat dibilang memiliki keistimewaan
daya tangkap yang kuat dalam menyerap pelajaran. Sewaktu ia masih SMP, orang tuanya tak pernah terbesit Leiden berminat pembelajaran matematika. Ia hanya gemar bermain game. Namun Leiner tetap diberi penegasan untuk dapat bertanggung jawab akan kewajibannya sebagai siswa.

“Saya sih bebas. Kalo main ya main, dia sudah punya tanggung jawab sendiri. Jadi udah ada jadwal jam sekian untuk main dan belajar,” kata Ibunda Leiner, Siulina Tatang.

Kedua orang tuanya menyadari Leiner memiliki daya tangkap yang kuat ketika ia TK, hanya butuh satu minggu ia dapat membaca kalimat per kalimat. “Pas SMP belum (minat mapel matematika), tapi memang dari kecil TK mudah memahami bahasa, belum seminggu udah bisa baca. Tuhan adil kasih kelebihan buat dia,”

Keberhasilan Leiner mendongkrak prestasi Sachie yang disandang sebagai sekolah inklusi. Secara, Leiner dapat dijadikan motivasi bagi siswa lainnya untuk giat belajar dan bermanfaat bagi dirinya sendiri dan lingkungan.

“Saya salut dengan Leiner, keterbatasan yang dimiliki mampu membawa prestasi bagi dirinya dan sekolah,” kata Kepala Sachie, Agus Setiawan saat berbincang dengan KBE.

“Kedua orang tuanya mensupport penuh Leiner, Rekan-rekannya di kelas empati kepadanya.” sambung Agus. (gma/wyd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.