Pertamina EP Manfaatkan CO2 untuk Tingkatkan Produksi Minyak melalui Teknologi Enhanced Oil Recovery

Editor:

Senada, Direktur Utama PEP, Wisnu Hindadari mengatakan, studi bersama ini merupakan tindakan nyata PEP dalam mendukung terwujudnya ketahanan energi sekaligus transisi energi melalui teknologi rendah karbon dan mendukung komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi Gas Rumah Kaca (GRK).

Direncanakan proyek ini akan dimulai pekan terakhir Oktober 2022 dengan cakupan pekerjaan design dan eksekusi injeksi CO2, monitoring, surveillance sumur, serta post job analysis. “Dengan bekerjasama dalam pelaksanaan injeksi CO2 untuk EOR, ada sharing knowledge sehingga memperkaya teknologi terapan dalam dunia migas di tanah air. Diharapkan inovasi ini dapat memberikan hasil positif berupa penambahan produksi migas di sumur JTB-161”, tutur Andri.

Sebelumnya, PEP Jatibarang Field telah menekan emisi gas buang karbondioksida dengan memanfaatkan CO2 sebagai bahan baku industri. Senyawa kimia CO2 yang ada pada gas bumi dilakukan proses pemurnian menggunakan fasilitas CO2 Removal Plant. Melalui pemrosesan ini, kandungan CO2 yang sudah dimurnikan dapat disalurkan ke industri untuk diolah lebih lanjut. Beberapa perusahaan telah menyerap CO2 ini untuk dijadikan bahan baku minuman karbonasi (softdrink) hingga Alat Pemadam Api Ringan (APAR) CO2. (rls)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *