Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 Purwakarta dan Dugaan Pemotongan Jaspel Puskesmas Plered Belum Ada Tersangkanya

Editor:

Pengusutan dugaan korupsi bansos covid-19 Purwakarta dan dugaan pemotongan Jaspel pada UPTD Puskesmas Plered, sejak bulan Juli lalu telah naik ke tahap penyidikan. Kejaksaan diyakini bisa mengusut dua dugaan skandal ini dalam waktu yang cepat.


“Jaksa penyidik masih berkutat dengan kedua kasus itu, kasusnya juga sudah naik ke tahap penyidikan. Jadi kita tunggu aja hasil kinerja tim Kejari Purwakarta,” kata salah satu tokoh masyarakat Kabupaten Purwakarta, Asep Burhana

Informasi yang berhasil dihimpun media ini, pihak-pihak terkait penyaluran dana Bansos, telah menjalani pemeriksaan di bidang Seksi Pidana Khusus Kejari Purwakarta. Dalam kasus dugaan penyelewengan dana bansos Covid-19 ini, ada tiga mata anggaran yang diperiksa pihak penyidik Kejari Purwakarta dengan total anggaran Rp 36 miliar. Mata anggaran tersebut, yakni, bantuan tunai untuk karyawan yang di-PHK akibat pandemi Covid-19, bantuan non tunai yang dibagikan untuk konstituen DPRD dan bantuan tunai bagi masyarakat umum.

Demikian pula terkait pelaporan dr. Dian, salah seorang dokter yang bertugas pada UPTD Puskesmas Plered, Kab. Purwakarta, dugaan adanya pemotongan dana Jasa Pelayanan Kesehatan. Menurut Kasi Intel Kejari Purwakarta, Onneri Khairoza, beberapa waktu yang lalu, tim penyidik telah memintai keterangan dari berbagai pihak, termasuk dari Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta. “Namun siapa-siapa saja yang telah diperiksa, saya belum dapat tembusan dari bidang Pidsus,” ujarnya.

Baca Juga : Dugaan Korupsi Jaspel di Purwakarta, Penyidik Kejari Periksa 30 Orang, Siapa-siapa Ya… ?

Baca Juga : Babak Baru Dugaan Korupsi,Bansos Covid-19 di Purwakarta Kejaksaan Tingkatkan Status Ke Penydikan

Pemkab Diminta Nonaktifkan Kapus Plered

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.