Dianggap Lamban, Ini Jawaban Menohok KPUD dan Bawaslu Terkait Sosialisasi Aturan Kampanye

Editor:

KOTA BEKASI – Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kota Bekasi, Jawa Barat memiliki alasan tersendiri terkait anggapan lamban dalam melakukan sosialisasi aturan kampanye ditengah partai politik yang mulai memanaskan mesin di Kota Patriot.

Kekinian terlihat alat peraga kampanye (APK) seperti “malu-malu” disebar di berbagai titik lokasi strategis wilayah Kota Bekasi. Mulai dari ujung Kecamatan Medan Satria hingga wilayah Kecamatan Jati Sampurna (Kranggan) APK nampak terpasang.

Ketua KPUD Kota Bekasi Nurul Sumarheni, dikonfirmasi terkait APK yang mulai menyebar di Kota Bekasi menanggapi hal itu dengan mejawab jika belum ada peraturan atau regulasi yang mengatur untuk dilakukan sosialisasi.

“Kami bekerja sesuai regulasi. Kalau kami didorong untuk aktif melakukan sosialisasi dan edukasi, pertanyaannya, regulasi mana yang harus kami sosialisasikan atau kami edukasikan?,” ujar Nurul pada KBE, Rabu (29/6).

Konstelasi yang terjadi di masyarakat Kota Bekasi, sebagai dampak jelang tahun politik ditanggapi Nurul sebagai perilaku etika.

“Mohon dapat melihat secara lebih komprehensif. Perilaku kami juga diatur oleh kode etik penyelenggara Pemilu,” terang Nurul lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.