oleh

Tumpangi Beko, Pj Bupati Bekasi Mulai Pengerjaan Pelebaran Jalan Provinsi Cikarang-Cibarusah

METRO CIKARANG – Pelebaran jalan Cikarang-Cibarusah resmi dimulai Dinas Bina Marga Provinsi Jawa Barat, Kamis 26 Mei 2022. Tahap pertama pengerjaan sepanjang 2,3 kilometer yang bakal dikerjakan.

Penjabat Bupati Bekasi, Dani Ramdan secara turun langsung memulai pengerjaan itu, ia langsung menumpangi excavator atau Beko merobohkan bangunan yang terkena pembebasan.

“Mulai pagi ini, Pak Gubernur meluncurkan kegiatan atau proyek peningkatan jalan Cikarang-Cibarusah. Yang dimaksud peningkatan jalan yaitu pelebaran dan perbaikan,”kata Dani kepada awak media.

Jalan Cikarang-Cibarusah dilebarkan sebanyak 14 meter. Dani menyebutkan pelebaran sudah sesuai standar jalan Provinsi Jawa Barat.

“Ini adalah kebaikan dari Pak Gubernur, mendengarkan keluhan masyarakat yang memang sudah bertahun-tahun. Pemerintah Provinsi sebenarnya sudah menyiapkan anggaran dari tahun-tahun lalu, cuma pembebasan jalannya belum selesai,”tuturnya.

Proses pengerjaan akan memakan waktu sekitar 220 hari kedepan. Dani berharap masyarakat dapat sabar dalam proses pengerjaan karena bakal terganggu saat proses pengerjaan pelebaran.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

8 komentar

  1. Mengapresiasi apa yang sudah diupayakan Pemprov Jabar dan Pemkab Bekasi.

    Sekedar usulan untuk pembangunan ini.
    Kita yakin untuk memperbaiki dan membangun jalan ini membutuhkan anggaran yang tidak sedikit. Untuk itu perlu dilakukan upaya lanjutan untuk mencegah kerusakan dan merawat jalan ini agar dapat berfungsi dengan maksimal untuk mendukung mobilitas warga dan mengurangi kemacetan dalam jangka waktu yang panjang.

    Menurut pandangan kami masyarakat awam, beberapa masalah kemacetan selain disebabkan lebar jalan yang kurang mencukupi seiring berkembangnya ekonomi wilayah sekitar, kerusakan jalan salah satu penyebab kemacetan.
    Kerusakan ini bisa disebabkan antara lain:
    • Sistem drainase yang kurang maksimal
    • Kurang tertatanya penggunan jalan baik pengguna aktif (kendaraan) dan pengguna pasif/penyerta yang diantaranya jalur kabel, air, listrik, telepon dsb.
    • Penggunaan jalan yang kurang sesuai antara beban yang diperbolehkan sesuai golongan jalan

    Untuk mencegah hal tersebut ada beberapa masukan yang mungkin bisa dijadikan urun rembug diantaranya:
    • Penataan sistem drainase yang tepat. Selama ini drainase mengandalkan selokan kecil yang mengikuti kontur jalan. Kami memandang selokan/parit dapat disesuaikan dengan debit yang melalui jalur tersebut (kelebaran dan kedalaman parit dapat menampung air) dan diarahkan sesuai level air (tidak mengikuti kontur jalan) menuju jalur terendah saluran air.
    • Alternatif kanal sebagai pengganti parit/selokan perlu dipertimbangkan. Selain sebagai jalur drainase, kanal juga dapat dijadikan tempat untuk jalur kabel, jalur PAM, gas, telekomunikasi dll. Tentunya dibutuhkan anggaran lebih untuk membangun ini. Namun dapat dibuatkan kontrak sewa untuk masing-masing pihak pengguna (penyedia jalur PAM, listrik, gas, telekomunikasi) yang mungkin dapat dijadikan income pengembalian investasi. Dengan adanya kanal yang memadahi, diharapkan penggalian jalan dan sekitarnya tidak diperlukan lagi untuk kepentingan perawatan ataupun tarik jalur baru, sehingga kerusakan jalan akibat penggalian tersebut dapat dihindari. Tentunya biaya perawatan jalan dapat ditekan. Selain itu diatas kanal bisa dimanfaatkan sebagai jalur pedestral/trotoar yang memisahkan pejalan kaki dengan kendaraan. Keamanan dan keselamatan pengguna jalan dapat ditingkatkan.
    • Kualitas jalan disesuaikan beban kendaraan yang melaluinya.
    • Pemisahan jalur roda dua dan kendaraan roda empat atau lebih (jalur lambat dan jalur cepat). Hal ini diharapkan dapat meningkatkan keselamatan berkendara.

    Terlepas dari urun rembug diatas, kami yakin proyek ini sudah dikaji secara mendalam oleh pihak-pihak yang terkait.
    Kami juga berterima kasih kepada seluruh pihak yang terkait baik unsur pemerintahan, ormas dan khalayak umum yang telah turut serta mensukseskan terlaksananya proyek ini.

    Terakhir, semoga pembangunan ini dapat berjalan lancar dan mengahasilkan jalan bermanfaat dan penuh keberkahan. Aamiin.

  2. Benar CBL rusak parah, baik jalan maupun peneranganya…keamananya..berombak kaya gelombang dilautan.