oleh

Banyak Jabatan Kosong, Warga Ngadu ke Presiden

KABUPATEN BEKASI – Kekosongan jabatan pimpinan SKPD di Kabupaten Bekasi menuai sorotan dari berbagai kelompok dan bahkan surat terbuka permasalahan kekosongan jabatan di Pemda dilayangkan ke Presiden Indonesia, Rabu (26/1).

Diketahui, dengan kekosongan jabatan tersebut warga Kabupaten Bekasi sangat dirugikan dikarenakan pembangunan yang kurang maksimal.

Tokoh Masyarakat Kabupaten Bekasi Gunawan Bani Kundang mengatakan sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintahan, dimana kekosongan jabatan unsur penyelenggaran pemerintahan daerah Kabupaten Bekasi yang sudah berlangsung lama tetapi oleh Pemerintah Propinsi Jawa Barat dan Kementrian Dalam Negeri sepertinya kurang mendapat perhatian, hal itu yang membuat melayangkan surat terbuka kepada Presiden Joko Widodo. 

“Ini menjadi pertanyaan besar ada apa dengan Kabupaten Bekasi sehingga ini sangat merugikan warga kabupaten Bekasi, yang seharusnya dapat menikmati hasil pembangunan yang maksimal dengan kebijakan dan kewenangan Pemkab Bekasi dan secara otonomi daerah Kabupaten Bekasi tidak mampu mengambil keputusan,” katanya.

“Pasca ditinggalnya oleh mendiang  Bupati Eka Supria Atmaja seolah olah urusan pemerintahan  Kabupaten Bekasi menjadi permainan elit politik Provinsi Jabar dan Pusat (Mendagri), sehingga warga Bekasi sangat dirugikan,” timpal dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.