Merasa Tertipu, Puluhan Korban Penipuan Laporkan Pengembang Perumahan Berbasis Syariah

Editor:

KOTA BEKASI – Tak kunjungi dibangun rumah dan lahan masih kosong. Puluhan warga Kota Bekasi diduga menjadi korban penipuan oleh pengembang proyek perumahan berbasis syariah.

Para konsumen tersebut sudah menyetorkan sejumlah uang untuk pembelian unit rumah yang dijanjikan, tetapi rumah itu tak kunjung dibangun. Lokasi proyek saat ini masih berupa lahan kosong. Belum ada rumah sebagaimana yang semestinya berdiri.

“Siang hari ini kami melaporkan dugaan penipuan dari PT Fimadani Graha Mandiri yang kami laporkan adalah direktur utamanya Ferdinando dan komisarisnya Feriyanto,” jelas Sekar Anindita selaku kuasa hukum korban, pada Selasa (25/12022).

Sekar mengatakan, mereka dengan iming-iming syariah dan janji lain, kliennya tergiur mengambil unit rumah dengan pengembang itu. Kerugian kliennya bervariasi, mulai Rp200 hingga Rp600 juta. Sejauh ini ada 19 orang yang mengaku jadi korban dengan total kerugian Rp3 miliar.

“Ini kan pakai embel-embel syariah tidak ada riba, tidak ada bunga, harganya murah dan ada bonusnya, jadi mereka tergiur, ada yang sudah pelunasan, ada yang masih DP dan cicilan,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *