oleh

Dukung Ekonomi Desa, Bank BJB Luncurkan Program Digital

KARAWANG – Untuk mendukung visi Jabar Juara Lahir Batin, Bank Bjb kembali mensosialisasikan dan meluncurkan sejumlah produk digital di GKP Immanuel Karawang, pada Jumat (24/12).

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil menyerahkan kredit Bjb Kredit Mesra (Masyarakat Ekonomi Sejahtera) kepada jemaat gereja di GKP Immanuel Karawang.

Pria yang akrab disapa Emil mengatakan, ia meminta program kredit Bjb Mesra disebarluaskan, karena memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat. Sebagai mewujudkan Jabar Juara Lahir Batin, sehingga ekonomi dan ibadah menjadi lebih meningkat serta bagus.

“Dengan keduanya (ekonomi dan ibadah) digabungkan menjadi kredit Mesra. Tahun kemarin, kita telah menyerahkan ke masjid dan hasilnya cukup signifikan. Tahun ini kita serahkan kepada jemaat gereja,” kata Emil kepada wartawan di GKP Immanuel Karawang.

Menurut Emil, kredit Bjb Mesra bagi kelompok umat Beragama dan lulusan Sekoper Cinta. Sehingga tugas negara mendatangi tempat keramaian seperti pasar dan tempat ibadah. Selain itu Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) adalah program pemberdayaan wanita dengan saling bertukar pengetahuan dan pengalaman.

“Dengan bjb Kredit Mesra masyarakat akan semakin mudah mendapatkan pembiayaan mikro karena kredit tersebut tanpa bunga dan agunan serta hasil kerja sama dengan Pemprov Jabar. Bjb Kredit MESRA telah dibuka secara luas bagi pemeluk semua agama,” ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Utama Bank Bjb, Yuddy Rinaldi menjelaskan, kredit Mesra merupakan komitmen dan keberpihakan pihaknya untuk terus memicu perekonomian, khususnya sektor UMKM.

“Per November 2021 sebanyak 7200 debitur yang telah kredit Mesra dengan outstanding Rp 28 miliar.

Dengan arus digitalisasi yang semakin mengalir deras masuk ke desa-desa, pelaku UMKM harus menyambutnya sebagai peluang guna memperbesar skala usaha,” jelasnya.

Program Desa Digital 2.0

Program Desa Digital 2.0 menjadi perhatian bank bjb karena desa adalah sebuah aglomerasi permukiman dengan berbagai mata pencaharian dan latar belakang yang memiliki potensi ekonomi yang perlu dikembangkan.

Pengembangan potensi itu dapat dipercepat dengan melakukan transformasi digital. Dalam hal ini, bank bjb berkolaborasi bersama Pemprov Jabar memberikan kemudahan kepada masyarakat desa dalam mengakses produk perbankan dan penyedian akses internet.

Kabupaten Karawang sendiri sejauh ini sudah memiliki sedikitnya 30 desa digital. Melalui program desa digital masyarakat desa diajak untuk mengubah cara bertransaksi dari tunai menjadi non tunai atau cashless.

Selain itu, menjadikan desa sebagai pusat pelayanan keuangan masyarakatnya, seperti dalam melakukan pembayaran pajak daerah (PBB, Samsat, pembayaran kewajian lainnya), penarikan dan penyetoran uang serta desa sebagai etalase penjulan produk UKM masyarakat.

Hadir pada acara tersebut Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Karawang Cellica Nurrchadiana, Ketua Umum Sekoper Cinta Atalia Praratya, Komisaris Independent bank bjb Fahlino F.Sjuaib, Komisaris bank bjb Muhadi, Direktur Utama bank bjb Yuddy Rinaldi, Direktur Komersial dan UMKM bank bjb Nancy Adistyasari, serta sejumlah pejabat setempat. (bbs/mhs/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.