oleh

Keroyok Anggota LSM GMBI Hingga Meninggal, Aliansi Ormas Karawang Berikan Pendampingan Hukum ke 5 Tersangka Pengeroyokan

KARAWANG – Aliansi Ormas Karawang bakal memberikan pendampingan hukum terhadap kelima tersangka pengeroyokan yang menyebabkan korban jiwa anggota LSM GMBI Distrik Rembang di Jalan Interchange Karawang Barat.

Untuk peristiwa tersebut itu di luar kendali, sehingga menyebabkan lima anggota Aliansi Ormas Karawang ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan. Bakal melakukan pendampingan hukum full kepada para tersangka.

“Kami akan melakukan pendampingan terhadap semua anggota kami yang sedang berperkara hukum. Kita bakal membuat laporan kepada penegak hukum dalam hal provokasi dan yang membawa senjata api di PT. Ichie Industries, yaitu Ketua Umum DPP LSM GMBI,” kata Ketua Aliansi Ormas Karawang, Suparno kepada wartawan saat menggelar konferensi pers di kantor LBH Cakra Indonesia, Jumat (26/11/2021).

Suparno mengatakan, Aliansi Ormas Karawang memohon maaf yang sebesar-besarnya dari hati yang paling dalam, khusunya kepada Muspida Karawang (Bupati,Kapolres dan Dandim), serta umumnya kepada seluruh masyarakat Karawang yang terganggu secara fisik dan psikis atas kejadian kemarin.

“Kami juga turut berduka cita yang mendalam untuk seluruh keluarga korban dari berbagai pihak,” ujar pria yang akrab disapa Uwa Parno.

Menurut Suparno, untuk kasus tersebut dapat diproses hukum yang seadil-adilnya dan menyeluruh berdasarkan data fakta kejadian dari awal hingga akhir. Karena dalam hal ini pihaknya tetap berkomitmen hukum adalah di Indonesia, khususnya di Kabupaten Karawang.

“Kegiatan tanggal 24 Nopember 2021 adalah bentuk solidaritas antar anggota Aliansi Ormas Karawang dan antisipasi terhadap kedatangan rombongan ormas luar dalam jumlah besar yang memasuki Karawang, dengan misi dan tujuan yang tidak jelas,” jelasnya.

Lanjut Suparno, sejak awal pihaknya sudah berkomitmen dengan penegak hukum untuk tidak melakukan penghadangan terhadap massa tersebut. Oleh karenanya, saat kejadian pun, dominasi massa Aliansi Ormas Karawang masih berada di lingkungan Masjid Al-Jihad (Islamic Center).

“Sedikit pun tidak ada pesan dari kami yang tergabung dalam Aliansi LSM/Ormas Karawang untuk menyerang Forum LSM yang sedang memaksa dan menekan perusahaan di kawasan industri. Justru kami berkali-kali menegaskan kepada seluruh anggota untuk tidak terprovokasi oleh pihak lain,” tegasnya. (rie/ygi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *