oleh

Tinggal di “Gubuk”, Sri Rahayu Sambangi Rumah Anak Yatim 

ANGGOTA DPRD Provinsi Jawa Barat menyambangi rumah anak yatim yang tinggal di rumah tidak layak huni bersama neneknya di Anjun Kanoman, Kelurahan Karawang Kulon, Kabupaten Karawang. Sri mengaku, ia mendapat informasi mengenai kondisi rumah tersebut dari kerabatnya yang tinggal di sekitar Karawang Kulon.

“Saya dapat kabar dari kerabat, ternyata memang benar anak ini tinggal di rumah dengan kondisi mengkhawatirkan bersama neneknya,” ujar Sri ketika diwawancara disela menyambangi kediaman anak yatim tersebut.

Diketahui anak yatim tersebut tinggal bersama sang nenek, karena ibunya pergi mengadu nasib dengan menajdi TKW di Arab Saudi. Dikatakan Sri, sebenarnya rumah reyot ditempati sang anak dan neneknya sempat diajukan untuk direnovasi pada program pembangunan rumah layak huni. Namun renovasi itu tak kunjung terlaksana lantaran terkendala tak adanya bukti kepemilikan sertifikat tanah.

“Berdasarkan informasi, awalnya rumah itu akan dibangun dengan pengajuan rutilahu, namun terkendala karena tidak punya bukti kepemilikan surat atau sertifikat,” kata dia.

Namun setelah kunjungannya tersebut, ia berinisiatif untuk berdiskuasi dengan aparat setempat sehingga akhirnya rumah tersebut akan dibangun dengan dana zakat yang dikelola Baznas.

“Alhamdulillah, kami sudah berdiskusi dan pihak keluarga juga mengizinkan kalau rumah ini akan dibangun ulang oleh dana Baznas,” imbuhnya.

Sri juga mengimbau agar masyarakat yang dalam keadaan berkecukupan yang melihat kondisi serupa di lingkungannya agar saling membantu.

“Saya harapkan kita saling memiliki empati, saya juga memohon keikhlasan bagi para donatur maupun para muzaki, sumbangannya akan dibangunkan rutilahu untuk keluarga anak yatim ini,” pungkasnya. (red/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *