oleh

Pamer Serangkaian Program Keberpihakan ke Desa, Ridwan Kamil Kasih “Kode” Serius Maju Pilpres

KARAWANG – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memamerkan serangkaian program keberpihakan provinsi terhadap desa dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Badan Permusyawaratan Desa (BPD) RI di Gedung Merdeka, Kota Bandung, kemarin (25/11).

Ia mengawali pidato sambutannya dengan menyebut bahwa, Jabar adalah satu-satunya provinsi yang menyalurkan anggaran bagi BPD.

“Karena saya mencintai desa, satu-satunya provinsi di mana saya gubernurnya yang memberikan keuangan tiap tahun kepada bapak-bapak, ibu BPD Jabar. Suatu hari kalau tuhan takdirkan, saya akan melakukan hal yang sama ke seluruh Indonesia, tapi harus diperjuangkan sama-sama,” ujar Ridwan Kamil dalam sambutannya.

“Karena kadang-kadang, dalam demokrasi hari ini pemilu itu tidak memilih orang pintar, tapi memilih yang disukai. Kadang yang disukai pakai pencitraan dia menang, tapi enggak bisa kerja, saya mendoakan mudah-mudahan Indonesia bisa memilih pemimpin yang bisa bekerja, dan saya sudah bilang ke kepala dinas saya, tahun depan anggaran untuk BPD tolong dinaikkan,” ujar Kang Emil –sapaan Ridwan Kamil– melanjutkan.

Ia pun menyebut jika pengurus BPD masing-masing bisa mengajukan hal yang sama ke gubernur di provinsinya masing-masing. “Kalau Jabar bisa, kenapa provinsi lain tidak bisa, karena hidup harus adil, kita ada sila kelima keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia, kalau kota maju, desa harus lebih maju,” tegas Kang Emil.

Masih dalam sambutannya, Kang Emil juga akan memperjuangkan kesejahteraan dan fasilitas bagi BPD agar terakomodasi APBN. Rencananya, ia akan menyampaikan aspirasi tersebut kepada Mendagri agar ada anggaran dari APBN secara resmi.”Agar ada anggaran APBN secara resmi dan terstruktur untuk BPD,” katanya.

Kemudian Kang Emil juga menyinggung soal program-program Pemprov untuk pengembangan desa seperti Patriot Desa, Satu Desa Satu Hafidz hingga Petani Milenial. Ia mengklaim program-program tersebut telah berjalan dengan baik.

“Jadi mudah-mudahan, saya ini kalau pidato enak ngomongnya, karena ngomongin pekerjaan yang sudah dilakukan. Jadi tidak susah ngomong datanya, kan masih ada pemimpin yang ngomong mimpi-mimpi, saya hanya bisa konkritkan sebagai gubernur, doakan suatu hari keberhasilan-keberhasilan itu bisa menyebar luas ke seluruh Indonesia,” pungkasnya. (red/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *