oleh

HP dan Laptop, Fasilitas Kantor Bebas Pajak

JAKARTA – Pemerintah akan memungut pajak terhadap fasilitas kantor yang diterima karyawannya di tempat bekerja.

Namun, hal ini tidak berlaku bagi karyawan yang menerima fasilitas laptop dan telepon genggam.

Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Kepatuhan Pajak, Yon Arsal menyampaikan, alat kantor seperti laptop dan telepon genggam tidak akan dikenakan pajak atas natura karena bukan merupakan objek penghasilan bagi penerima.

“Pajak natura nantinya akan dikenakan kepada pegawai tertentu yang mendapatkan natura atau kenikmatan yang mewah seperti mobil dinas, apartemen, dan sebagainya. Itu nanti yang akan dijadikan objek penghasilan bagi yang menerimanya dan menjadi biaya bagi perusahaannya,” ujar Yon, Rabu (24/11).

Selain laptop dan telepon genggam, kata Yon, beberapa objek pajak lainnya yang akan dikecualikan dari pajak natura adalah penyediaan makanan atau minuman bagi seluruh pegawai, natura di daerah tertentu, alat keselamatan kerja, seragam, natura yang berasal dari APBN atau APBD, serta jenis lainnya dengan batasan tertentu.

“Pengenaan pajak natura tersebut diberlakukan untuk mencapai tujuan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP), yakni keadilan, kesederhanaan, efisiensi, dan sebagainya,” katanya. (red/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *