oleh

3 Emak-emak Injak Al-Quran, Begini Respons MUI

KARAWANG – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang menanggapi video tiga perempuan injak Aquran yang viral di media sosial sejak Kamis (18/11) kemarin.

Ketua MUI Karawang, KH Tajuddin Nur mengatakan pihaknya sudah mengetahui identitas tiga perempuan injak Alquran di Karawang.

Ketiga perempuan tersebut melakukan aksi menginjak Alquran sambil mengucapkan sumpah.

Menurut KH Tajuddin Nur, aksi perempuan injak Alquran terjadi di Kecamatan Pakisjaya, Karawang.

Menurut Tajuddin, saat ini masalah tersebut sudah ditangani oleh Polres Karawang.

“Iya, sudah ditangani Polres dan MUI. Bisa dikonfirmasikan ke humas Polres,” ujar Tajuddin saat dihubungi via pesan WhatsApp (WA) pada Jumat (19/11).

Aksi tiga wanita injak Alquran di Karawang juga ditanggapi oleh Forum Aktivis Islam (FAIS).

Koordinator FAIS, Sunarto, mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh tiga wanita injak Alquran tersebut tidak baik dicontoh.

Menurut Narto, mereka yang ada dalam video itu harus diproses secara hukum agar kejadian serupa tidak terulang kembali kembali di masa mendatang.

Aksi tiga perempuan injak Alquran dilakukan di teras rumah dan menjadi tontonan banyak orang.

Dari ketiga perempuan injak Alquran tersebut, satu di antaranya emak-emak dan dua perempuan lainnya masih muda.

Emak-emak tampak mengenakan baju tidur berwarna coklat. Sedangkan dua perempuan muda memakai baju kaos warna biru dan kaos merah.

Mereka bersumpah di atas Alquran dengan cara menginjak kitab suci umat Islam tersebut.

Yang pertama kali menginjak Alquran adalah emak-emak.

Dia menginjak Alquran seraya mengucapkan sumpah.

“Sumpah demi Allah, kalau saya berbuat biar saya yang kena azabnya Alquran ini,” ucap emak-emak saat injak Alquran.

Emak-emak itu kemudian menyuruh wanita muda yang mengenakan baju kaos biru. Wanita tersebut bernama Erika.

Sebelum menginjak Alquran, Erika terlebih dahulu memanggil nama Marni.

“Teh Marni, saya ya, teman-teman Facebok saya jangan suka maluin saya,” ucapnya ke arah kamera yang merekamnya.

Setelah itu, Erika langsung menginjak Alquran. Ia mengaku injak Alquran karena mengikuti keputusan si emak-emak.

“Bismillahirrahmanirrahim. Halo, maafin ya Allah kalau saya ikutin keputusan dia,” ucap Erika.

Erika kemudian menyuruh wanita berbaju kaos merah dibalut sweater hitam untuk ikut menginjak Alquran.

Perempuan berbaju merah tampak ragu-ragu ketika hendak hendak menginjak Alquran.

Namun wanita tersebut terus dipaksa hingga akhirnya menginjak Alquran juga.

Warga yang menyaksikan tiga wanita injak Alquran itu tak berusaha menghentikan aksi mereka.

Di akhir video tampak seorang perempuan tua menangis menyaksikan ketiga wanita minim iman tersebut. (bbs/fjr/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *