oleh

Pembunuhan Anak dan Ibu di Subang, Pengacara: Pelaku Ingin Jebak Yosef dan Mimin

KUASA Hukum Yosef suami dan ayah korban pembunuhan di Jalan Cagak, Kabupaten Subang, menyebut pelaku berusaha menjebak Yosef dan Mimin menjadi tersangka kasus itu.

“Siapapun pelakunya ingin menjebak Pak Yosef dan Ibu Mimin. Itu kesimpulan saya,” kata pengacara Yosef, Rohman Hidayah dalam wawancara dengan Psikolog Poppy Amalya, Minggu (3/10/2021).

Kesimpulan itu bukan tanpa dasar. Rohman mengungkapkan, pelaku sudah mengetahui Yosef pulang dan pergi pukul berapa dari rumah itu.

Tidak hanya itu, dari informasi yang didapat Rohman, pada kedua jenazah tidak terdapat sidik jari pelaku. Dia mengetahui, bagaimana hal itu bisa terjadi.

“Yang ada sidik jari Pak Yosef. Di situ banyak sidik jari Pak Yosef. Karena itu memang rumah dia tinggal. Siapapun pelakunya, ingin menjebak Pak Yosef sebagai pelakunya,” tandas dia.

Rohman mengungkapkan, sejak penyidik berjalan Yosef hidup terlunta-lunta. Semua pakaiannya ada di rumah tersebut dan dipasangi Police Line, sehingga tidak bisa dimasuki.

Kemudian segala berkas terkait yayasan juga ada di rumah itu. Sehingga praktis, tidak bisa melakukan apa-apa.

Berharap Pelaku segera Terungkap
Dia juga menyesalkan, Yoris yang merupakan anak tertua tidak pernah menghubungi. Bahkan untuk sekadar mengajak ayahnya itu tinggal.

Bahkan, tidak pernah ada komunikasi lagi antara Yoris dan Yosef. Dia pun menyesalkan BAP Yoris yang terkesan menyudutkan ayahnya.

“Dia tau neneknya, dia tau pamannya. Dia tau sepupunya yang polisi. Tinggal Yoris datang ke keluarganya. Nggak perlu seolah-olah ada drama,” tuturnya.

Dia pun berharap, polisi segera menemukan pelakunya.

Rohman yakin, polisi tidak terpengaruh pada opini publik. Kendati demikian masyarakat yang justru terpengaruh.

“Praduga tak bersalah tetap dikedepankan. Masyarakat berhentilah beropini dengan konten-konten tidak jelas,” tandasnya. (bbs/rc/kbe)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *