oleh

PKK Tingkatkan Ketahanan Pangan di Masa Pandemi

METRO CIKARANG – Penjabat (Pj) Ketua Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kabupaten Bekasi, Ria Dani Ramdan mengapresiasi kinerja PKK di kabupaten bekasi atas sinergitas, kolaborasi dan aksinya dalam mewujudkan ketahanan pangan keluarga di tengah situasi pandemi covid-19 ini.

“Ini saya melihat di RW 05 sudah menunjukan sinergitas, kolaborasi, aksi terkait dengan PKK Kabupaten, Kecamatan, Desa bahkan ke RW. Sudah menunjukan bahwa ketahan pangan ini sudah bagus dan baik,” kata Ria usai menghadiri acara Pertemuan Rutin PKK Tingkat Kabupaten Bekasi Tahun 2021 di Aula Perumahan Telaga Murni Posko Covid Rw 05, Desa Telaga Murni, Kecamatan Cikarang Barat, Rabu (22/9).

Menurutnya, masih banyak potensi besar yang bisa di garap PKK ini, karena tentunya setiap daerah, setiap wilayah memiliki potensi yang berbeda. “ Ini kita sebagai agen harus tahu bagaimana mengembangankan potensi masyarakat yang ada sehingga mensejahterakan lingkungan sekitarnya,” terang Ria.

Ia berharap tim penggerak PKK, tentunya bisa memberikan motivasi yang lebih besar untuk mewujudkan kesejahteraan lingkungannya, terutama di keluarga masing-masing dengan meningkatkan ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bekasi, Ida Farida mengatakan, PKK perlu menetapkan strategi untuk lebih meningkatkan pemberdayaan masyarakat, dengan melaksanakan kegiatan di wilayah desa/kelurahan, binaan agar mampu menentukan program-program strategis yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.

“Segenap jajaran PKK, baik di tingkat kecamatan, desa atau kelurahan harus membuktikan kinerjanya dan memperkuat peran kelompok dasawisma yang merupakan ujung tombak dari gerakan PKK,” ujarnya.

Di masa pandemi yang sulit seperti sekarang ini, ketahan pangan menjadi sesuatu yang harus diupayakan agar terhindar dari krisis pangan yang selalu menghantui. Selain peran pemerintah, peran PKK juga ikut andil dalam menjaga ketahan pangan untuk menghindari adanya krisis pangan.

“ Kader PKK memiliki peluang untuk membangun kedaulatan dan kemandirian pangan. Dalam masa pandemi seperti ini, kader PKK diharapkan lebih kreatif dan bisa berkreasi untuk membangun kembali perekonomian masyarakat,” ungkap Ida.

Ida berharap, Kader PKK juga memiliki kesadaran untuk melakukan penanaman mandiri, minimal untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri.

Menurutnya, Ada banyak sekali cara untuk melakukan penanaman mandiri, seperti misalnya urban farming (kegiatan berkebun di tengah perkotaan yang kini sudah banyak dilakukan, terutama di kota-kota besar) dan juga untuk melakukan penanaman mandiri dengan metode hidroponik dengan memanfaatkan lahan-lahan yang ada di rumah.

“ Kreativitas ibu-ibu dalam menganekaragamkan pangan untuk keluarganya dapat dilakukan dengan menyediakan bahan-bahan makanan pokok sebagai pengganti beras. Seperti sagu, jagung, ubi ketela dan sebagainya,” pungkasnya.

(mil)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *