oleh

Bikin Resah, Tanggul ‘Jebol’ Tak Kunjung Diperbaiki, Warga Tumpuk Karung

MUARAGEMBONG – Jelang musim penghujan, warga empat desa di Kecamatan Muaragembong mulai resah dengan kondisi tanggul kali Citarum yang tak kunjung diperbaiki.

Bahkan, warga setempat kini mulai turun tangan guna menutupi bagian tanggul yang rawan jebol akibat luapan air. Adapun empat desa yang kini tengah siaga yakni Desa Pantai Mekarbakti, Pantaibahagia, Pantaisederhana dan Jayasakti.

Sekretaris Desa (Sekdes) Pantai Bahagia, Ahmad Kurtubi menuturkan, penanganan darurat kini mulai dilakukan sercara swadaya oleh warga. Hal itu dilakukan warga karena saat ini mulai dihantui ketakutan ancaman banjir luapan air Citarum lantaran kondisi tanggul yang jebol.

“Terparah tahun 2014. Rumah tenggelam dan roboh. Lalu, disusul tahun tahun selanjutnya, dan terakhir kemarin bulan Februari 2021,” kata Ahmad Kurtubi kepada awak media, Minggu (19/9) kemarin.

Tanggul jebil di empat desa yang ada di Muaragembong jumlahnya lebih dari satu titik. Sekada informasi, khusus di Desa Pantai Bahagia saja, lanjut Ahmad, sedikitnya ada lima titik tanggul yang rawan jebol.

“Kami baru melakukan penanganan awal, dengan gotong royong menutupi tanggul dengan tanah yang dimasukan ke karung. Terus ditata di samping saluran air,” imbuhnya.

Sementara itu, Camat Muara Gembong, Lukman Hakim menyatakan, upaya tersebut menjadi langkah yang ditempuh warganya menyusul kondisi tanggul yang belum permanen.

“Kondisi titik- titik tanggul kritis, potensi jebol kembali terbuka lebar jelang musim penghujan. Bisa kita lihat bersama nyaris belum ada perbaikan permanen dari bbws Citarum,” tuturnya.

Lebih lanjut, Lukman menyatakan, pihaknya sudah mengirim surat pada Kementerian PUPR guna penanganan tanggul yang sudah menjadi langganan jebol di tiap tahunnya itu.

“Saya sudah berupaya optimal. Hampir dua tahun, baik lisan atau berkirim surat langsung ke menteri PUPR sudah saya lakukan,” imbuhnya.

Baginya, realisasi bangunan tanggul permanen demi keselamatan warga Muaragembong, atau wilayah yang dilalui das Citarum sangatlah dinanti warga.

“Saat ada Kunjungan Presiden RI di Pebayuran, dengan gamblang bapak presiden Jokowi memberi tugas BBWS Citarum untuk membereskan penanganan tuntas banjir Bekasi dan puncaknya Pejabat Bupati Bekasi Dani Ramdan, di buat malu terkait kondisi exciting tanggul- tanggul. Ini menjadi PR semua stake holder bks untuk ingatkan pemerintah pusat,” bebernya.

“Saya berharap perbaikan tanggul permanen harus segera dilakukan. Upaya yang dilakukan warga saat ini hanya bersifat sementara,” tambahnya. (mil/mhs/ygi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *