oleh

Musim Kemarau, BPBD: 30 Kecamatan di Karawang Belum Ditemukan Kasus Kekeringan Maupun Kesulitan Air Bersih

KARAWANG – Sejumlah wilayah di Kabupaten Karawang rawan bencana kekeringan di saat musim kemarau panjang. Namun, berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Hingga memasuki pertengahan September 2021 ini. Belum ditemukan kasus kekeringan di kota pangkal perjuangan.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Karawang melaporkan, dari 30 kecamatan yang ada di Karawang. Sejauh ini belum ditemukan kasus bencana kekeringan mau pun kesulitan air bersih.

Mengantisipasi potensi terjadinya kekeringan, BPBD Karawang pun menyisir sumber-sumber air di wilayah yang rawan kekeringan. Hasilnya, persediaan air dianggap cukup dan hampir tidak mungkin Karawang terjadi kekeringan tahun ini.

Kepala BPBD Karawang, Yasin Nasrullah menuturkan, dari 40 orang Satgas BPBD Karawang yang disebar ke sejumlah wilayah rawan kekeringan di Karawang. Sampai saat ini, belum ada satu pun yang melapor bencana kekeringan di wilayahnya masing-masing.

“Sampai sejauh ini, Kabupaten Karawang belum ada kasus kekeringan,” ujar Yasin, saat diwawancara KBE, kemarin (16/9) via telpon.

Hasil cek and ricek yang ia lakukan, sampai sejauh ini kondisi di wilayah yang rawan kekeringan masih dalam batasan yang aman. Wilayah-wilayah itu, kata Yasin, diantaranya, Kecamatan Tegalwaru, Pangkalan, Pakisjaya, mau pun Ciampel. Saat ini masih belum ada laporan kesulitan akses air bersih.

“Persediaan air masih banyak, jadi tidak mungkin terjadi kekeringan tahun ini,” paparnya.

Yasin menjelaskan, setiap memasuki bulan Agustus – September. Sejumlah wilayah di Karawang masuk dalam zona merah kekeringan. Karena itu, pihaknya selalu memantau kondisi terkini ketersediaan air. Sebagai tindakan preventif dari bencana kekeringan di Karawang.

“Biasanya Juli-Agustus-September itu sedang parah-parahnya kemarau, tapi Alhamdulillah ya, tahun ini di Karawang belum ada bencana kekeringan,” ucapnya. (wyd/mhs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *