oleh

Putih Sari Ingatkan Pentingnya Gotong Royong dalam Penanganan Pandemi

CIKARANG PUSAT – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia Putih Sari kembali turun ke lapangan guna menemui warga. Mengunjungi Desa Jejalen Kaya Kecamatan Tambun Utara Kabupaten Bekasi, kader Partai Gerindra menyampaikan pentingnya kerja sama seluruh pihak dalam menangani pandemi.

Putih Sari mengatakan, saat ini pemerintah terus bekerja menangani, baik dari pencegahan, penanganan hingga pemulihan perekonomian. Segala upaya dilakukan untuk mencegah peningkatan kasus dan mengembalikan perekonomian kembali seperti semula.

Namun, kata dia, upaya penanganan pandemi ini tidak bisa berhasil jika hanya mengandalkan pemerintah. Perlu peran aktif dari berbagai kalangan untuk membantu memberantas COVID-19 ini. Lebih dari itu, Putih Sari menjelaskan jika peran serta masyarakat pun menjadi hal utama.

Dari setiap individu yang disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan, maka akan berbuah bentuk menjadi kebudayaan yang positif. Kebaikan ini nantinya akan membantu membentengi bangsa dari penularan COVID-19.

Seperti menjadi jati diri bangsa, kerja sama dari semua kalangan akan membuat pandemi cepat berakhir. Untuk itu, dia kembali menggugah semangat gotong royong sebagai perwujudan dari nilai Pancasila.

“Kembali bagaimana nilai Pancasila ini sebenarnya kunci dalam menangani pandemi. Semangat gotong royong harus dikedepankan dalam menangani pandemi sebagai wujudu nyata penerapan nilai Pancasila,” kata Putih Sari, Sabtu (4/9/2021).

Sosialisasi empat pilar kebangsaan saat ini turut dihadiri masyarakat serta Kepala Desa Jejalen Jaya, Kumpul. Hadir pula jajaran aparatur desa beserta para tokoh masyarakat.

Putih menegaskan pandemi tidak bisa ditangani oleh sepihak tapi semua elemen bangsa. Maka dari itu, seluruh instansi pemerintah terjun langsung menangani pandemi. “Setelah seluruh instansi pemerintah terjun, kami harapkan semua elemen lainnya proaktif, baik dunia usaha, komunitas atau masyarakat itu sendiri,” ucapnya.

Menariknya, dalam kegiatan tersebut muncul aspirasi masyarakat untuk kembali memasukkan mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) agar diajarkan kembali di sekolah. Aspirasi ini pun disambut baik oleh Putih Sari. Usulan itu pun lantas bakal diteruskan di tingkat pusat.

“Tentu baik yang disampaikan masyarakat tadi dan saya sangat mendukung karena pendidikan budi pekerti dan nilai-nilai Pancasila akan menjadi kebaikan bagi kita semua. Usulan ini tentu saja akan diteruskan ke komisi terkait yakni komisi X DPR RI agar menjadi perhatian dan masuk dalam peta jalan pendidikan nasional,” ucap dia. (har)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *