oleh

Infrastruktur Digital Kelas Dunia Ada di Bekasi, Pj Bupati Hadiri Groundbreaking Stasiun Satria 1

KABUPATEN BEKASI – Pj. Bupati Bekasi, Dani Ramdan, menghadiri Peletakan Batu Pertama atau Groundbreaking Stasiun Pusat Multifungsi Satelit Republik Indonesia (Satria 1), yang merupakan Kerjasama antara Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Acara berlangsung di Pasific Satelit Nusantara, Kawasan Karyadeka Pancamurni, Pasirsari, Cikarang Selatan, Rabu (18/8).

Dalam wawancara terpisah, Pj. Bupati Bekasi mengatakan, dengan adanya pembangunan stasiun ini,  tentu saja menambah nilai strategis Kabupaten Bekasi, karena terdapatnya lokasi yang sangat vital yaitu pusat pengendali Satelit Satria, dengan fungsi utamanya dibidang komunikasi. Ia juga mengatakan pembangunan tersebut menjadi nilai tambah, serta menjadi tanggung jawab bagi masyarakat Kabupaten Bekasi, untuk bisa menciptakan kondisi wilayah yang kondusif.

“Di satu sisi ini adalah kebanggaan buat kita semuanya, dan menjadi nilai tambah bagi Kabupaten Bekasi, tapi disisi lain juga ini menjadi tanggung jawab kita semua. Saya minta juga kepada masyarakat Kabupaten Bekasi, karena banyak investor bahkan Pemerintah Pusat sendiri membangun proyek strategis di sini, itu artinya menjadi tanggung jawab kita untuk menjaganya supaya tetap terpelihara dan berfungsi secara optimal,” ucapnya.

Selain itu, Dani menuturkan Satria 1 nantinya juga akan menjadi jembatan komunikasi dari sabang sampai merauke dan di era digital saat ini.

“Di era teknologi informasi dan komunikasi tidak ada pilihan lain bagi kita selain harus memiliki infrastruktur yang canggih. Ini infrastruktur kelas dunia, yang nantinya supaya kita juga bisa loncat dari ketertinggalan dan menuju kemajuan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Komunikasi dan Informartika Republik Indonesia (Kemenkominfo RI), Johnny G Plate menyampaikan, dengan dimulainya Groundbreaking di Cikarang, menandakan pembangunan untuk ruas bumi Satria 1, sekaligus menunjukkan bahwa terlepas dari situasi pandemi, upaya percepatan dan transformasi digital terus diwujudkan demi menghadirkan konektivitas digital di seluruh pelosok nusantara.

“Hari ini kita meletakkan batu pertama untuk teresterial segmen bumi, yang nanti menghubungkan antara satelit dengan bumi dan dilanjutkan dengan para pengguna,” ujarnya.

Johnny menambahkan, melalui Stasiun pengendali digital ini, Pemerintah dapat mengendalikan dan mengawasi pergerakan Satelit Satria 1, serta dapat melakukan manajemen jaringan agar sesuai dengan standar kestabilan layanan, dan menjadi sarana komunikasi jarak antara satelit Satria 1 dan bumi. Lebih lanjut, ia mengatakan proyek tersebut merupakan bentuk nyata upaya Pemerintah melalui Kemenkominfo, untuk menyediakan konektivitas yang inklusif dan merata hingga ke seluruh pelosok negeri.

“Saya berharap penyelenggaraan infrastruktur dapat memberikan manfaat besar sekaligus membuka peluang digital bagi seluruh masyarakat Indonesia,” ucapnya.

Dirinya juga menyampaikan, pada pertengahan November Tahun 2023, akan mulai beroperasi secara komersial yang menghadirkan internet dengan kapasitas 150 GB per sekon di 150.000 titik layanan publik. Diantaranya, 93.900 titik sekolah dan pesantren untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran jarak jauh dan ujian berbasis komputer.

Kemudian 3.700 titik pusat kesehatan masyarakat atau fasilitas layanan kesehatan yang terintegrasi dan terpusat, 3.900 titik layanan keamanan masyarakat atau Kamtibmas untuk administrasi dan ketertiban masyarakat, 47.900 titik kantor desa, kelurahan, kecamatan pemerintah daerah lainnya agar dapat mengoptimalkan pelayanan sistem pemerintahan berbasis elektronik secara efisien dan efektif, serta 600 titik pelayanan publik lainnya.

Johnny juga menuturkan proyek Satelit Satria 1 ini direncanakan akan memiliki 11 Stasiun bumi atau gateway yang akan dibangun di beberapa lokasi yang tersebar di seluruh Indonesia. Selain di Cikarang, 10 stasiun lainnya akan dibangun di Batam, Banjarmasin, Tarakan, Pontianak, Kupang, Ambon, Manado Manokwari, Kimika dan Jayapura, yang mana ke-10 pembangunan gateway ini masih dalam proses pengadaan lahan. (adv/jio/mhs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *