oleh

KKN UBP Mampu Kembangkan Potensi Desa Kutamaneuh

KARAWANG – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) online yang dilaksanakan mahasiswa Universitas Buana Perjuangan (UBP) Karawang di Desa Kutamaneuh, Kecamatan Tegalwaru dinilai masyarakat dan pemerintah desa setempat banyak memberikan manfaat. Salah satunya membantu perkembangan UMKM yang merupakan bagian dari potensi yang dimiliki desa.

“Kehadiran 16 mahasiswa UBP yang dipandu Ibu Dexi Triadinda, SE., MM (dosen pembimbing lapangan) banyak membantu kemajuan di desa kami, salah satunya berkembangnya UMKM yang dikelola warga. Misalnya UMKM keripik pisang saat ini bisa memiliki lebel dan juga jangkauan pemasarannya jadi lebih luas dengan adanya bantuan promosi yang dilakukan mahasiswa melalui media sosial. Begitu juga dengan UMKM anyaman bambu,” ujar Kepala Desa Kutamaneuh, H. Adang Esan.

Selain itu, kata Adang, adanya sosialisasi protokol kesehatan yang dilakukan mahasiswa, ditambah dengan sumbangan masker dan hand sanitizer menjadikan upaya pencegahan penyebaran covid-19 di Desa Kutamaneuh lebih terbantu. Ia yakin semua itu bisa memaksimalkan upaya pencegahan terlebih di Desa Kutamaneuh telah dilaksanakan vaksinisasi sebanyak dua kali bagi masyarakat usia 18 hingga lansia.

“Semua ini sangat membantu Pemerintah Desa Kutamaneuh yang tengah berupaya menekan angka penularan covid-19 dan medorong warga yang menjadi wirausahawan tetap bisa bertahan di tengah pandemi. Kehadiran mahasiswa juga menjadikan data profil desa kami ter-update,” ucapnya.

Lebih lanjut Adang menjelaskan, Desa Kutamaneuh merupakan salah satu desa yang berada di wilayah Karawang selatan yang berbatasan dengan Kabupaten Purwakarta di sebelah timur, Kabupaten Cianjur dan Desa Cintalaksana di selatan, Desa Kutalanggeng di barat, dan Kecamatan Ciampel di utara. Adapun jumlah penduduk desa yaitu 4.573 jiwa.

“Masyarakat Kutamaneuh mayoritas adalah petani. Mulai dari menanam padi, turubuk, pisang, dan kayu sengon. Oleh karena itu, untuk pengembangan potensi desa selanjutnya kami akan lebih memfokuskan pada infrastruktur. Yaitu memperhatikan jalanan yang belum diperbiaiki agar memudahkan warga desa dalam melakukan aktivitas, seperti mengirimkan sayuran turubuk dan lainnya,” katanya.

Seperti diketahui, dalam KKN yang berlangsung sepanjang Juli dan mengusung tema ‘Sinergi Membangkitkan Ekonomi Kerakyatan di Era New Normal’, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) yang mengelola kegiatan KKN UBP Karawang telah menyiapkan laman kkn.ubpkarawang.ac.id sebagai sarana informasi dan akses terkait kegiatan KKN. Selain melalui website tersebut, LPPM UBP Karawang juga membagikan informasi dan prosedur KKN melalui akun instagram @lppmubpkarawang.

Sementara itu, ke-16 mahasiswa yang melaksanakan KKN di Desa Kutamaneuh terdiri dari Aditya Asep Kurniawan (Manajemen/ketua), Yusar Hafiz Alwansyah (Ilmu Hukum), Nenden Asari Santoso (Manajemen), Eva Alif Noviyanti (Akuntasi), Tri Yuni Rahayu (Farmasi), Aldi Anandita (Ilmu Hukum), Muhamad Reza Fawwaz (Manajemen), Muhammad Farid Harthi (Teknik Informatika), Ahmad Bandanniji (Teknik Industri), Ricky Alva Reza (Teknik Industri), Aji Setyawan (Teknik Industri), Ilyasan Slamet (Psikologi), Hanan Fajriyah (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Nurlianti Yusnia (Pendidikan Guru Sekolah Dasar), Neni Nuraeni Puspitasari (Psikolog), dan Hesty Nur Fadilla (Manajemen). (ayi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *