oleh

Gudang Obat Ini Kena ‘Sidak’, Satgas Covid-19 Pusat : Gratis Bagi Isoman Tapi Lapor Dulu

METRO BANDUNG – Kelangkaan obat-obat terapi Covid-19 terjadi di beberapa daerah menjadi perhatian serius Satgas Penanganan Covid-19.

Ketua Satgas sekaligus Kepala BNPB Letjen TNI Ganip Warsito kunjungi gudang obat di Komando Distrik Militer (Kodim) 0618, Kota Bandung, pada Jumat (16/7). Kunjungan ini merupakan salah satu langkah prefentif penanganan pandemi Covid-19 di wilayah yang berisiko.

Ia mengklaim bahwa obat-obat tersebut tersimpan secara aman dan tepat. Selain itu, pencatatan dan pengawasan juga sudah berjalan baik. Hal ini dinilai penting untuk melihat perputaran obat yang keluar dan masuk.

“Bagus, ini sudah bagus,” ucap Ganip

Artimya, sambung dia, obat ini akan didistribusikan secara gratis bagi para warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman).

Namun sebelumnya bagi warga yang sudah terkonfirmasi positif dapat berkoordinasi dengan perangkat daerah setempat agar dilakukan pendataan dan segera dilaporkan ke Puskesmas terdekat dengan melampirkan hasil test PCR.

“Nah selanjutnya Puskesmas dengan Babinsa dan Babinkamtibmas akan berafiliasi untuk melakukan pendistribusian,” bilang Ganip.

Adapun dalam pendistribusiannya obat yang akan diberikan dibedakan berdasarkan keluhan dari masing-masing pasien. Di antaranya paket 1 berisi vitamin untuk orang tanpa gejala (OTG).

Paket 2 berisi vitamin dan obat untuk warga dengan keluhan panas. Paket 3 berisi vitamin dan obat untuk warga disertai keluhan panas dan batuk kering.

Diharapkan pemberian obat ini mampu meringankan peradangan atau gangguan pernapasan maupun indera perasa yang disebabkan oleh Covid-19.

Didampingi Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Ganip juga meninjaubaksinasi dan Pos PPKM di sejumlah wilayah di Bandung.

Setelah itu, dijadwalkan rombongan bertolak ke Semarang dan Surabaya untuk melakukan kegiatan serupa.

(hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *