oleh

Gelap-gelapan! Asik Nyanyi Ditemani PL Cantik, Satgas Covid-19 Karawang ‘Gerebek’ Tiga Karaoke-Dua Kafe Ini

METRO KARAWANG – Dari luar, Tempat Hiburan Malam (THM) di pusat kota Karawang ini tampak sepi. Seperti nyaris tak ada pengunjung.

Tim Satgas Covid-19 yang dipimpin langsung Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra bersama Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf. Medi Haryo Wibowo tak percaya begitu saja, dengan tampilan luar bangunan THM itu.

Polisi dan TNi masuk menggerebek dan benar saja masih ada tamu dengan ditemani pemadu lagu (PL).

Satgas COVID-19 Kabupaten Karawang, akhirnya membubarkan aktivitas tiga tempat karaoke dan dua kafe di pusat kota Karawang dalam semalam.

Hal itu lantaran tak mematuhi Surat Edaran (SE) Bupati Karawang Nomor: 443/3635 – Disperindag Tahun 2021 dan tetap beroperasi di tengah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

“Kami tim gabungan Satgas COVID-19 Karawang melaksanakan sosialisasi imbauan sekaligus operasi penegakan disiplin sesuai Surat Edaran (SE) Bupati Karawang Nomor: 443/3635 – Disperindag tahun 2021. Tentang Perubahan Perpanjangan Ke-10 Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Berbasis Mikro Dalam Penanganan COVID-19 di Karawang,” ujar Dandim 0604 Karawang, Letkol Inf. Medi Hariyo Wibowo didampingi Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra, Rabu (23/6/21) malam.

Adapun tempat karaoke dan kafe yang dibubarkan, kata Medi, diantaranya adalah Karaoke The Rain dan Blue Sky di kawasan Galuh Mas Karawang, Karaoke de Sultan dan Cafe Old Town di kawasan Grand Taruma Karawang dan kafe The Eagle di kawasan Gor Panathayuda.

“Kami lakukan pemeriksaan dan penyisiran petugas gabungan menyisir setiap ruangan di sejumlah THM Karaoke kemudian membubarkan para pengunjung yang tengah asik melakukan hiburan di tengah status zona merah penyebaran COVID-19 Kabupaten Karawang,” ungkapnya.

Dari upaya persuasif aparat, sambung Medi, baik pengunjung maupun pengelola tempat hiburan malam bersedia menghentikan aktivitasnya kemudian bubar dengan tertib dan pengelola pun kooperatif.

“Mereka bersedia untuk menghentikan aktivitasnya lalu para pengunjung juga, membubarkan diri dengan tertib,” jelasnya.

Medi mengimbau masyarakat Karawang agar mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan dan menghindari kerumunan.

“Sebab, hanya dengan dukungan dan peran serta masyarakat, penyebaran COVID-19 bisa kita hentikan bersama-sama. Dan di tengah pandemi ini juga, mari kita sungguh-sungguh menerapkan protokol kesehatan sehingga mampu memutus mata rantai penyebaran COVID-19,” imbuhnya.

Seperti diketahui, PPKM Mikro kembali di perpanjangan untuk ke 10 kalinya yang di berlakukan dari tanggal 22 juni 2021 sampai 05 juli 2021. Oleh karenanya, Pemkab Karawang menutup tempat wisata dan tempat hiburan serta membatasi jam operasional para pelaku usaha.

(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *