oleh

Juara Olimpiade Meninggal di Lapangan

Markis Kido

JAKARTA – PBSI mengumumkan bahwa Markis Kido meninggal dunia saat sedang bermain bulu tangkis di GOR Petrolin, Alam Sutera, Tangerang.

Kronologis ambruknya Markis Kido saat sedang bermain itu diungkapkan oleh PBSI melalui kesaksian Candra Wijaya, eks pebulu tangkis ganda putra Indonesia.

Kebetulan, saat itu Candra sedang duduk, sementara Markis Kido bermain di lapangan. Mereka memang rutin bermain bersama di GOR tersebut setiap Senin.

Saat itu, sekira pukul 18.30 WIB, lanjut Candra, Kido tiba-tiba terjatuh dan tak sadarkan diri.

“Saya duduk di pinggir lapangan, melihat Kido terjatuh dan saya lari menolong. Dia tak sadarkan diri dan mengorok,” ujar Candra sesuai keterangan Humas PBSI. Candra dengan sigapnya dibantu orang yang ada di GOR, kemudian membawa Kido ke rumah sakit Omni di Alam Sutera, Tangerang.

Kido meninggalkan seorang istri Richasari Pawestri dan dua orang putri. Saat ini, jenazah Kido disemayamkan di rumah duka, Jalan Gemek, Jaka Setia, Bekasi Selatan.

Prosesi pemakaman sendiri masih menantikan kedatangan sang istri dari Solo, Jawa Tengah.

Nama Markis Kido di dunia bulu tangkis Indonesia terbilang harum. Dia bersama Hendra Setiawan pernah beberapa kali menjuarai laga bulu tangkis dunia. Di antaranya SEA Games (2005, 2007, 2009), BWF World Championships 2007, Asian Badminton Championships 2005 dan 2009, Asian Games 2010, dan yang paling diingat, menjuarai Olimpiade Beijing 2008 dengan mengalahkan Cai Yun/Fu Haifeng di final. (red/jpnn)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *