oleh

Jelang Penutupan 21 Juni, Tim BKKBN-Pemprov Jabar Monitor PK21 Karawang, Hasilnya Memuaskan

METRO KARAWANG  – Pendataan Keluarga (PK21) di Kabupaten Karawang, Jawa Barat akan berakhir pada 21 Juni 2021 mendatang.

Karena itu, tim Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dari DP3A-KB dan BKKBN turun langsung untuk monitoring PK21 di Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Karawang, Kamis (10/5).

Sekertaris BKKBN Jabar, Rakhmat Mulkan mengatakan, monitoring ini bertujuan untuk mengetahui progres perpanjangan PK21 di sejumlah daerah di Jabar.

Khusus Karawang sendiri, kata Rakhmat, masa perpanjangan PK21 dimanfaatkan dengan sangat baik. Terbukti, hingga saat ini sudah mencapai target 95 persen.

“PK21 di perpanjang dengan banyak pertimbangan. Diantaranya, bertepatan dengan komen puasa dan lebaran kemarin. Selain itu, ada banyak kendala juga terkait server PK21,” ungkap dia kepada KBE di Satpel PPKB Kecamatan Karawang Barat.

Menurut Rakhmat, data PK21 berbeda dengan Sensus Penduduk milik BPS karena PK21 nantinya hanya akan fokus pada pemetaan kondisi keluarga di seluruh Indonesia.

Selanjutnya digunakan BKKBN untuk menyusun program, bisa juga dimanfaatkan oleh pemerintah provinsi maupun daerah. Sebagai bahan rancangan kebijakan terkait ketahanan keluarga, stunting, juga program KB.

“Melalui PK21, peta setiap daerah akan terlihat. Misalnya, daerah mana saja yang banyak kasus stunting, kasus ibu dan anak meninggal, hingga angka rata-rata ibu melahirkan,” jelas Rakhmat.

Saat ini, lanjut dia, posisi Pemprov Jabar terus meningkat di grafik capaian PK21 secara nasional. Di mana Jabat telah menyusul capaian Jawa Tengah engan target mencapai 96 persen.

“Pekan ini ditargetkan 98 persen. Dengan semangat semua kader pendata, saya optimis Jabar sudah 100 persen,” pungkasnya.

Sementara, Kepala DPPKB Karawang Sofiah melalui Kabid Dalduk, Advokasi, Data dan Informasi, Imam Alhusaeri menambahkan, capaian PK21 Karawang saat ini terus merangsek naik.

Hingga pekan ini, sedikitnya sudah 95 persen data yang di entry ke portal PK21 BKKBN.

Sesuai arahan BKKBN, Imam menargetkan capaian Kabupaten Karawang akan mencapai 100 persen.

“Dengan semangat para kader dan dukungan dari BKKBN. Kami sangat optimis, akan mencapai 100 persen target sasaran. Sebelum portal PK21 ditutup,” tegasnya.

(wyd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *