oleh

Ini Daftar 18 Kecamatan Karawang Zona Merah, Rumah Isolasi Pun Penuh

METRO KARAWANG – Kasus Covid-19 di Kabupaten Karawang, Jawa Barat kembali melonjak tajam selama sepekan terakhir.

Data Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang mencatat ada 709 orang terinfeksi virus ini selama tujuh hari terakhir.

Tingginya kasus Covid-19 di Karawang, disinyalir terjadi karena efek libur lebaran Idul Fitri 2021 lalu. Klaster keluarga dan halal bi halal, menjadi penyumbang terbanyak kasus baru Covid-19 di Karawang.

Juru Bicara Satgas Covid-19 Kabupaten Karawang, dr. Fitra Hergyana mengungkapkan tingginya kasus covid-19 sepekan terakhir, membuat 18 kecamatan di Karawang berstatus zona merah.

“Ada peningkatan akibat klaster keluarga pasca libur lebaran. Bahkan, 18 kecamatan di Karawang sekarang statusnya zona merah,” ungkap Fitrah, Kamis, (10/05/2021).

Data yang berhasil KBE himpun, 18 kecamatan yang saat ini berstatus zona merah di antaranya, Kecamatan Cilamaya Wetan, Cikampek, Ciampel, Telagasari, Klari, Rengasdengklok, Jayakerta, Pedes, Kutawaluya, Majalaya.

Lalu, Banyusari, Kota Baru, Purwasari, Jatisari, Telukjambe Timur, Telukjambe Barat, Karawang Barat dan Karawang Timur.

Tingginya angka Covid-19 di Karawang saat ini. Membuat sejumlah rumah sakit isolasi penuh. Bahkan, rumah-rumah isolasi di wilayah zona merah juga dikabarkan penuh.

Disinggung soal ketersediaan ruang isolasi, Fitra mengaku sampai sejauh ini semuanya masih aman. “Itu masih aman,” singkatnya.

Fitra menambahkan, penerapan perpanjangan PPKM Mikor selama dua pekan. Sejak 31 Mei hingga 14 Juni ini. Diharapkan mampu menekan angka penularan Covid-19 di Karawang.

“Secara keseluruhan Karawang masih masuk zona oren se-Jawa Barat,” ujar Fitra.

Melansir data milik Satgas Covid-19 Karawang, sejauh ini sedikitnya ada 20.320 terkonfirmasi positif Covid-19. Angka itu naik 139 orang berdasarkan data sehari sebelumnya.

Sementara, menurut data pada Rabu 9 Juni 2021, pukul 12.00 WIB.  Ada 454 pasien Covid-19 di Karawang sedang menjalani perawatan, 278 isolasi mandiri, 18.927 sembuh, dan 661 meninggal dunia.

(wyd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *