oleh

Sempat Trending Diserbu Ribuan Wisatawan, Ancol Tutup Sehari, Kini Antre Panjang Lagi

METRO JAKARTA – Taman Impian Jaya Ancol menutup operasional hari ini, Sabtu (15/5). Penutupan dilakukan untuk memperkuat penerapan protokol kesehatan.

Hal itu menyusul Ancol menjadi trending tweeter karena dikunjungi 39 ribu wisatawan.

Informasi yang dihimpun KBE, penutupan yang terkesan mendadak tanpa ada pemberitahuan itu membuat kecewa para wisatawan yang sudah membeli tiket jauh-jauh hari.

Mereka harus rela menunggu di depan gerbang Ancol. Bahkan di luar pun terjadi antrean panjang mulai dari Gerbang Timur Taman Impian Jaya Ancol hingga keluar area Ancol di Jalan RE Martadinata, Jakarta Utara.

Direktur Utama PT Taman Impian Jaya Ancol, Teuku Sahir Syahali mengatakan pihaknya melakukan evaluasi kegiatan di kawasan rekreasi Ancol.

“Kami akan melakukan disinfeksi seluruh area dan evaluasi penguatan penerapan protokol kesehatan di seluruh kawasan.” ucap Sahir.

Dari hasil evaluasi tersebut diputuskan bahwa kawasan Ancol akan tutup selama sehari yaitu pada hari Sabtu, 15 Mei 2021.

Saat tutup, Ancol akan melakukan beberapa penguatan protokol kesehatan, di  antaranya

Pertama, penyemprotan disinfektan di seluruh area vital rekreasi (pantai, jalan, promenade, toilet, loket gerbang, tenant-tenant restoran dan unit-unit rekreasi di dalamnya seperti Dufan, SeaWorld Ancol, Ocean Dream Samudra, Atlantis Water Adventure, Allianz Ecopark.

Kedua, penambahan signage dan tali pembatas pelarangan berenang di area pantai

Ketiga, penambahan tali pembatas untuk social distancing di area promenade

Upaya-upaya yang di atas dalam rangka meningkatkan penerapan protokol kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan di area pantai.

Kepada pengunjung yang telah melakukan pembelian tiket secara online dapat melakukan penjadwalan ulang kunjungan melalui https://reservasi.ancol.com/ yang berlaku sampai 31 Juli 2021.

“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan tersebut dan berharap saat Ancol dibuka kembali, pengunjung dapat bersama-sama menjaga seluruh protokol kesehatan agar dapat dijalankan secara disiplin demi kesehatan bersama.” tukas Sahir.

(yud)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *