oleh

Agen Bus Ramai-Ramai Ancam Bongkar Beton

METRO KARAWANG – Paguyuban Ageng Bus Terminal Klari kecewa ditutupnya pintu masuk Terminal Klari oleh Dinas Perhubungan (Dishub), dan kepolisian. Mengancam akan bongkar pembatas beton yang menutupi. Pihaknya sangat kecewa atas tindakan sepihak dari Dinas Perhubungan, dan kepolisian.

“Kami tidak diberikan pemberitahuan sebelumnya, adapun persiapan larangan mudik itu tanggal 6 Mei, kenapa tiba-tiba datang petugas bawa mobil kran, langsung menutup jalan masuk terminal,” ujar Ketua Paguyuban Agen Bus Terminal Klari, Wawan Karwanto (45) di Terminal Klari, Karawang, kemarin (4/5).

Ia mengakui merugi atas penutupan yang dilakukan. “Teman-teman di sini sangat dirugikan mas, udah mah saat ini pendapatan kami merosot, eh malah ditambah ditutup jalan masuk bus, kami butuh menafkahi keluarga mas,” jelasnya.

Ia juga menerangkan, telah berkoordinasi dengan dishub terminal, untuk nantinya akan melakukan pembongkaran pembatas beton yang menutup jalur masuk bus.

“Saya tadi udah ngobrol sama pihak dishub sini, katanya silahkan saja mau membongkar mah,” ungkapnya.

Menurut Wawan, pembongkaran akan dilakukannya malam hari, bersama-sama kawan-kawan agen bus. “Paling nanti malam kita akan bongkar, karena saat ini masih puasa, harus butuh tenaga ekstra untuk membongkar beton ini mas,” jelasnya.

Saat didatangi kantor petugas Dishub terminal Klari, pihak Dishub tidak mau membuka suaranya. Saat berita ini dibuat, para agen bus tengah merapatkan upaya pembongkaran yang akan dilakukan malam nanti.

(bbs/mhs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *