oleh

Dugaan Korupsi 68,5 Miliar, Kejati Jabar Geledah Anak Perusahaan PT Pos

METRO BANDUNG – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat menyelidiki dugaan korupsi senilai Rp 68,5 miliar di PT Pos Finansial (Posfin) Indonesia yang merupakan anak perusahaan PT Pos Indonesia, di Kota Bandung, Jawa Barat.

Plt Kasipenkum Kejati Jabar Armansyah Lubis mengatakan, pihaknya melakukan penggeledahan di PT Posfin pada Senin (5/4). Penggeledahan itu, terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam penggunaan keuangan yang merugikan negara yang dilakukan oknum pejabat perusahaan tersebut.

”Ini terkait dengan adanya dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan dalam penggunaan keuangan secara tidak sah di PT Posfin selaku anak perusahaan dari PT Pos Indonesia,” kata Armansyah, Senin (5/4).

Kasus korupsi itu, kata dia, diduga terjadi dalam rentang waktu 2018 hingga 2020. Diduga ada tindakan penyimpangan keuangan secara tidak sah pada perusahaan teknologi finansial itu. ”Dalam pengelolaan keuangan ini terjadi investasi yang tidak benar,” tutur Armansyah.

Dia menjelaskan, tim penyidik melakukan penggeledahan untuk mencari berkas atau barang bukti yang bisa menjadi titik terang dugaan tindak pidana tersebut. Sejauh ini, belum ada pihak yang diamankan dari kasus tersebut.

”Identitas oknum pejabat PT Posfin yang diduga melakukan korupsi puluhan miliar itu belum bisa kami sebut. Saat ini, tim penyidik melakukan penyitaan dokumen alat elektronik yang ada hubungannya dengan dugaan tindak pidana korupsi di PT Posfin,” terang Armansyah.

(bbs/mhs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *