oleh

Baru Izin Telat Bukan Absen, Petinggi Serikat Pekerja PT Komatsu Cikarang Di-PHK Sepihak

ONLINEMETRO.ID, CIKARANG – Pemutusan hubungan kerja (PHK) secara sepihak nampaknya masih menghantui para pekerja di Indonesia.

Satu di antaranya, kasus PHK sepihak Sekretaris Pimpinan Unit Kerja (PUK) FSPMI, Ampi Fatkhudin oleh PT Komatsu Undercarriage Indonesia (KUI).

Kata Ampi, dirinya izin terlambat kerja karena harus rapat dengan serikat pada 22 Desember 2020 silam. Di mana, ketua PUK SPAMK FSPMI PT KUI Mismat yang kena PHK.

“Rencananya meeting (pertemuan,red) akan dilakukan di ruang serikat tapi kondisi sedang tidak memungkinkan. Maka pindah lokasi di depan perusahaan,”ujar dia.

Awal tahun tepatnya Januari 2021, sambung Ampi, pihak manajemen perusahaan yang berkantor di Kawasan Industri Cikarang meminta Berita Acara Pemeriksaan (BAP) kegiatannya pada bulan Desember.

Lalu berlanjut 9 Februari 2021 dengan pernyataan yang sama namun ada tambahan sanksi berupa PHK sepihak.

“Dalam BAP sudah tertulis bahwasanya saya melakukan pelanggaran PKB PT. KUI yaitu memberikan keterangan palsu sehingga merugikan perusahaan,” urai dia.

Ampi memutusian tidak menandatangani BAP tersebut lantaran sanksi PHK secara sepihak. “Nah pada  4 Maret 2021, saya dapat undangan bipartit untuk penyelesaian kasus PHK yang telah diputuskan managemen,” timpal Ampi.

Dirinnya pun hadir bersama pengurus PUK untuk menolak sanksi PHK dan diganti dengan sanksi skorsing.

“Ya walaupun SK PHK ditolak tapi perwakilan managemen  meminta saya untuk menjalankan skorsing. Alasannya sudah keputusan dari managemen,” tukas dia.

Sekedar informasi bahwa Komatsu merupakan perusahaan alat berat yang berinduk di Jepang, seperti traktor ataupun backhoe.

(dim)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *