Solusi Gubernur Emil : Sementara Perbaiki Tanggul Darurat Pakai Geotekstil, Baru Garap Kali Bekasi

Editor:

ONLINEMETRO.ID, CIKARANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, mulai malam ini melakukan perbaikan tanggul darurat dengan karung pasir yang dibungkus geotekstil sebagai pelindung warga dari luapan air.

Hal itu menyusul jebolnya tanggul Sungai Citarum di Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, pada Minggu (21/02/21) dini hari.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menuturkan selain itu Kali Bekasi juga bakal dikerjakan tahun ini guna mengurangi potensi banjir di wilayah Bekasi.

“Jadi kalau ditanya apakah upaya pemerintah, banyak sekali. Ada yang sudah dikerjakan 100 persen, 50 persen dan ada yang dikerjakan tahun ini,” ucap dia saat meninjau kondisi jebolnya tanggul di Desa Sumberurip Kecamatan Pebayuran, Selasa (23/2).

Dari hasil pemantauannya, Kang Emil -sapaan karibnya- menyebut jebolnya tanggul karena debit air sungai yang melebihi kapasitas. Dari kapasitas Sungai Citarum sebanyak 800 meter kubik, pada beberapa hari terakhir, debit naik hingga 1.300 meter kubik.

“Jadi Citarum ini meluapnya luar biasa, kapasitasnya 800 meter kubik dan kelimpahan sampai 1300 meter kubik. Jadi melebihi tinggi dan akhirnya menjebol beberapa titik,” ucapnya.

Kang Emil mengatakan, jebolnya tanggul di Pebayuran ini sudah masuk level dua sehingga tidak bisa ditangani dengan menumpuk karung berisi tanah. Maka dari itu, untuk jangka pendek, pihaknya tengah membangun tanggul darurat dengan menggunakan geotekstil.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *