oleh

Kelanjutan Koridor Timur Jakarta, Bandara Internasional Karawang Jadi Dibangun

ONLINEMETRO.ID, KARAWANG  – Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) memastikan akan kelanjutan proyek pembangunan kawasan Koridor Timur Jakarta terus berjalan.

Pasalnya, koridor yang mencakup Bekasi, Cikarang  Karawang, Purwakarta dan sekitarnya dinilai berpotensi menjadi kebangkitan pusat ekonomi pasca pandemi covid-19.

Tenaga Ahli Menteri PUPR Bidang Sumber Daya Air, Lucky M Korah secara lugas menegaskan bahwa kawasan koridor timur masuk proyek pembangunan yang berkelanjutan.

“Jadi itu sudah, sedang dan akan dibangun. Yang sudah ada jalan tol layang (elevated), KRL dan Pelabuhuan Patimban. Lalu sedang juga ada Jakarta-Cikampek 2 Selatan JOR 2 Cimanggis Cibitung,” ungkap dia dalam diskusi webiner Property Talkshow 1.0 bersama Lippo Cikarang : Pentingnya Investasi Rumah di Koridor Timue Jakarta pada Selasa (23/02/21).

Lucky juga menyebut proyek strategis nasional yang bakal dibangun kawasan koridor timur Jakarta adalah bandara internasional di Karawang.

“Dan akan dibangun (koridor timur Jakarta,red) ada Air Port Internasional di Karawang,” tukas dia.

Berdasarkan data REI, koridor timur yang terbentang dari Bekasi, Cikarang hingga Karawang tumbuh sangat cepat. Saat ini sekitar 47 persen pasokan perumahan di Jabodetabek berlokasi di koridor ini. Dimana 73 persen diantaranya merupakan pengembangan perumahan segmen menengah bawah.

Wilayah Karawang, Jawa Barat, tetap menjadi primadona di tengah semakin sesaknya ibu kota. Ada banyak kompleks properti baru di wilayah tersebut. Salah satu di antaranya perumahan modern Rolling Hills.

Advisor PT Karawang Jabar Industrial Estate (KJIE) Poernomo menuturkan, pihaknya terus berupaya untuk mengurangi dampak dari covid-19. Di antaranya jumlah penganggur terus bertambah. Pihak KJIE berusaha untuk tidak mengambil andil dalam menambah angka pengangguran. Yakni terus melakukan pengembangan properti.

“Industri properti di Koridor Timur Jakarta kini terus semarak. Ada banyak segemen hunian yang dapat dipilih masyarakat. Terutama di Karawang Barat Selatan,” ujar Poernomo kepada wartawan di Karawang, Kamis (30/7).

Para pengembang di wilayah Karawang tetap berusaha menghadirkan hunian yang asri dan berkualitas. Tidak semata membangun, tapi menciptakan lingkungan yang nyaman bagi penghuninya. Sebagai contoh Rolling Hills yang dihadirkan dengan kreasi arsitek kelas dunia

Untuk meningkatkan daya tarik daya tarik di koridor timur Jakarta perlu kehadiran pusat perekonomian yang prospektif,” imbuhnya. Adapun bentuk pusat perekonomian yang prospektif itu adalah mal, rumah sakit, sekolah, serta fasilitas ekonomi maupun sosial. Semua itu sangat dibutuhkan. Bukan saja untuk pemukim, tetapi juga warga sekitarnya.

Poernomo berharap semua proses pembangunan Rolling Hills berjalan lancar, sesuai harapan pemerintah, dan masyarakat yang terkesan sangat ‘friendly bussiness. Masyarakat pun sudah proinvestasi. Setidaknya berdampak pada penciptaan lapangan kerja.

(hyt)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *