oleh

Jangan Main Narkoba! Polres Karawang Masifkan Tes Urine

ONLINEMETRO.ID, KARAWANG – Polres Karawang, Jawa Barat kembali tes urine para Pejabat Utama (PJU) dan anggota. Tes urin dilakukam usai apel penandatanganan fakta integritas dan pemberian penghargaan bagi personel yang berprestasi di Mapolres setempat, Senin (22/02/21).

Kapolres Karawang, AKBP Rama Samtama Putra mengatakan, tes urine ini sebagai komitmen semua untuk tidak menggunakan narkoba, seiring diwajibkan fakta integritas tentang anti narkoba sekaligus memastikan lingkungan Polres bersih dari narkoba.

“Untuk hari ini saja yang mengikuti tes urine baru 57 personel terdiri dari saya, PJU dan anggota lainnya. Alhamdulillah hasilnya negatif semua,” kata dia kepada wartawan.

Menurut Rama, tes urine ini akan dilakukan setiap hari sampai seluruh jajaran Polres Karawang sebanyak 1.200 personel.

Setelah itu, pihaknya akan melakukan tes secara random terhadap anggotanya yang dicurigai memakai narkoba. Jika nanti ditemukan ada anggotanya yang menggunakan atau terlibat jaringan narkoba, maka yang bersangkutan bakal diberhentikan dengan tidak hormat.

“Kita bakal berhentikan dengan tidak hormat, bilamana ditemukan ada anggotanya yang menggunakan atau terlibat jaringan narkoba. Saya ingatkan jangan pakai narkoba, karena itu menjadi komitmen kami semua dengan pnandatanganan fakta integritas,” tegas Rama.

Disisi lain Kapolres Rama juga memberian penghargaan bagi personel yang berprestasi diberikan ke kapolsek jajaran dan Polres Karawang yang berprestasi.

“Saya ucapkan selamat kepada personel yang telah mendapatkan penghargaan, agar menjadi motivasi untuk lebih baik lagi dan kepada personil yang mendapatkan penghargaan agar lebih semangat lagi dalam menjalankan kinerja dan tugas,” ungkapnya.

Sekedar diketahui bersama, citra Polri yang sedang dibangun Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo tercoreng ulah jajarannya sendiri. Di Kota Bandung, Kapolsek Astanaanyar Kompol Yuni Purwanti bersama sejumlah anak buahnya diduga kuat mengonsumsi sabu-sabu. Mereka kini diamankan Polda Jawa Barat.

Kasus itu berawal dari laporan masyarakat yang masuk ke Mabes Polri. Laporan tersebut kemudian ditindaklanjuti Tim Profesi dan Pengamanan (Propam) Polda Jabar. Sebanyak 12 anggota Polri diperiksa.

(rie)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *