Wabah Corona Hambat Ekspor Manggis, Kementan Perluas Pasar ke Amerika

METRO JAKARTA – Wabah virus Corona di Tiongkok tidak hanya menghantui dunia kesehatan, tetapi juga perekonomian masyarakat. Salah satu sektor ekonomi yang terdampak adalah kegiatan ekspor manggis Indonesia ke Tiongkok. Imbas Virus Corna, ekspor manggis turun hingga 70 persen.

Salah satu eksportir manggis, Jro Putu Tesan dari Radja Manggis Sejati mengungkapkan, kendala yang dihadapi yaitu transportasi dan daya beli. Selama ini manggis menuju Tiongkok diangkut dengan kargo udara menggunakan pesawat komersial.

“Namun, sejak adanya wabah ini maskapai penerbangan sudah menutup seluruh penerbangan dari dan menuju Tiongkok,” ujar dia di Jakarta, Senin (10/2).

Selain itu, Putu juga mengatakan jika daya beli masyarakat mengalami penurunan karena adanya himbauan untuk tidak keluar rumah.
Pernyataan tersebut dipertegas Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Dody Edward. Kata Dody, tujuh negara sudah menutup perbatasannya dengan Tiongkok.

“Tiongkok masih menerima impor ke negaranya hanya saja ada larangan aktivitas bisnis di luar ruangan hingga 7 Februari 2020.
Tentu ini memang menjadi kendala kita karena berpengaruh pada bongkar muat dan pasar lelang,” beber dia.

Perluasan Pasar Jadi Solusi Jangka Panjang

Direktur Pemasaran dan Pengolahan Hasil Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan), Yasid Taufik mengungkapkan presentase serapan manggis Indonesia ke Tiongkok mencapai 80% atau 20.000 ton. Ini menjadikan Tiongkok negara pengimpor manggis terbesar dari Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *