TPS Jalupang Jadi TPA Baru Subang Dimatangkan Wabup Agus

Editor:

Artinya, sambung Agus, sampah yang masuk ke TPS akan diolah menjadi barang ataupun hal-hal yang bermanfaat, contoh yang akan dikembangkan pengelolan sampah tersebut yaitu sampah menjadi listrik.

Dalam sosialisasi itu hadir narasumber dari PT. MKS yang tertarik untuk mengelola TPS Jalupang dengan menggunakan teknologi yang mana sampah akan menjadi sumber energy listrik (Pembangkit Listrik Tenaga Sampah )

PLTSa nantinya akan memakai teknologi tinggi. Sampah-sampah yang datang akan diolah dengan cara dibakar pada temperature tinggi di atas 900 derajat celcius.

Berdasarkan perhitungan, dari 500 – 700 ton sampah atau 2000-3000 m3 sampah perhari akan menghasilkan listrik dengan kekuatan 7 megawatt.

PLTSa dengan bahan bakar sampah merupakan salah satu pilihan strategis dalam menanggulangi masalah sampah di berbagai kota besar di Insonesia dan pada khususnya di Subang.

“Pembangunan TPS bisa membuka lowongan pekerjaan masyarakat dan turut menaejahterakan warga sekitar, dengan TPS diharpakan  diperbaiki insfrastruktur akses jalan, perhatikan dampak lingkungan serta perhatikan aturan dan kajian dalam rencana pembangunan TPS tersebut,” imbuh dia. (tom)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *