Mangga Gedong Gincu Sumedang Tembus Rusia, Kementan Dorong Pengembangan Kawasan

METRO SUMEDANG – Kabar menggembirakan datang dari Sumedang. Salah satu buah eksotik nusantara yaitu mangga Gedong Gincu dari Sumedang mampu menembus pasar ekspor Moskow Rusia.

Tak banyak yang tahu, ternyata jenis mangga tersebut sudah lama dikembangkan para petani di Sumedang bahkan lebih dahulu dibandingkan kabupaten sekitarnya seperti Majalengka, Cirebon dan Indramayu.

Sentra mangga gedong gincu Sumedang berada di Kecamatan Jatigede, Tomo dan Ujung Jaya. Kelompok tani mangga Gedong Gincu di Desa Palabuan, Kecamatan Ujungjaya, Kabupaten Sumedang menjadi salah satu perintis ekspor mangga Gedong Gincu ke Rusia tersebut.

Untuk memacu ekspor mangga asal Sumedang, Kementerian Pertanian (Kementan) akan mengalokasikan kegiatan pengembangan kawasan mangga varietas gedong gincu seluas 200 hektare pada tahun 2020.

“Sumedang kami nilai potensial untuk pengembangan mangga gedong gincu. Tahun depan dialokasikan 200 hektar mangga ke kawasan tersebut. Untuk kawasan eksisting kami akan genjot ekspornya” ujar Direktur Jenderal Hortikultura, Prihasto Setyanto, dalam keterangan resminya, Kamis (16/1).

Sesuai Grand Desain Ditjen Hortikultura, kata dia, pemerintah ingin totalitas dalam mendesain kawasan buah yang didanai APBN.

“Tidak lagi model kecil-kecil atau sekedar pemerataan, tapi fokus di kawasan tertentu yang memiliki agroklimat sesuai. Sumedang punya potensi tersebut,” ujar pria yang akrab dengan panggilan Anton ini.

Untuk mendukung akselerasi ekspor mangga gedong gincu, Anton akan mengoptimalkan penataan kawasan, perbaikan pascapanen dan memperkuat diplomasi perdagangan. Pihaknya juga akan memberdayakan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) di kecamatan-kecamatan sentra untuk menjadi ujung tombak pengembangan kawasan Mangga Gedong gincu.

“Untuk tahap awal Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Kecamatan Jatigede akan didorong menjadi Komando Strategis Pertanian (Kostratani) berbasis Mangga Gedong Gincu. Gerakan 3 kali ekspor atau Gratieks serta Kostratani adalah program Pak Menteri Syahrul Yasin Limpo untuk memacu kinerja ekspor serta mengkonsolidasikan potensi dan data pertanian mulai dari level kecamatan hingga pusat,” paparnya antusias.

Penggagas ekspor mangga gedong gincu, Supian saat dikonfirmasi menceritakan dirinya mula-mula hanya coba-coba dengan menenteng mangga gedong gincu dari Sumedang saat tugas belajar S-3 di Rusia.

“Awalnya hanya untuk tentengan oleh-oleh. Ternyata sambutan konsumen di Rusia sangat luar biasa. Akhirnya saya berpikir kenapa tidak ekspor sekalian dalam jumlah banyak. Alhamdulillah saat ini mangga Gedong Gincu sudah mulai banyak dijual di pasar Moskow dan negara-negara sekitar Rusia,” kata pria yang kini menjadi dosen Prodi Sastra Rusia, Universitas Padjajaran ini.

Dirinya menginisiasi ekspor ekspor ini sebagai implementasi bidang ilmu dan mengabdi untuk negara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *