Mengenal GM Batiqa Hotel Jababeka Gustaf Adolf, Jadi Dokter Spesialis Hotel Bermasalah

Sepak terjang Gustaf Adolf di dunia perhotelan tak diragukan lagi. Pria yang kini menjadi General Manager Batiqa Hotel Jababeka itu dikenal sebagai spesialis dokter hotel bermasalah.

Hayat, CIKARANG

ORANGNYA ramah, humble dan menyenangkan kalau diajak ngobrol. Itulah sekilas sosok Gustaf Adolf. 

Saat bincang santai dengan kru redaksi Cikarang Ekspres dan Onlinemetro.id di Batiqa Hotel Jababeka, belum lama ini. 

Gustaf mengaku banyak suka dan duka mengelola bisnis perhotelan. Di mana, ia kali pertama mengawali karir sebagai Operation Manager Amoz Cozy Hotel & Convention Hall pada Agustus 2010 hingga September 2012. 

Kegigihan dan kerja kerasnya mengantarkanya menduduki posisi general manager di sejumlah hotel. Mulai dari GM Moven Moi Suites pada tahun 2012-2013.

Lalu, GM Best Western Mega Kuningan Jakarta (2013-2014), GM Best Western Serpong, Banten (Mei-Agustus 2014), GM Grand Serpong Hotel (2014-2015).

Menurut Gustaf, kedekatan dengan para jurnalis membuatnya bisa menghadirkan Gubernur Banten Rano Karno dan terkesan di Best Western Serpong. Padahal, menu yang disajikan makanan sangat sederhana seperti gorengan dan kopi. 

“Tapi memang Pak Gubernur Rano mau datang kan suka kopi kapal api. Jadi pas kita akan prelauncing dengan undang 63 media lokal dan nasional maka orang-orang dan pemda pun tahu. Ya tadinya revenue hotel hanya ratusan juta dan Rp 1 miliar saja susah. Ini kita dapat revenue Rp 6 miliar,” tutur dia.

Dari sana, owner hotel memintanya untuk membenahi The Belleza Suites agar bisa lebih bersaing lagi dalan meningkatkan kualitas pelayanan.

“Jadi owner kan punya tiga hotel, setalah Best Western Mega Kuningan dan Best Werstern Serpong bagus. Saya diminta urus hotel yang busuk yaitu The Belleza Suites,”  jelas dia.

Kurang lebih tiga bulan (Maret-Mei 2015), Gustaf selaku GM The Belleza Suites pun memutuskan untuk pindah haluan dengan bergabung All Sedayu Hotels & Resort of Agung Sedayu Group. 
Di sana, ia hanya bertahan selama 11 bulan tepatnya Mei 2015 hingga Maret 2016. 

“Ada lowongan All Sedayu Hotels & Resort of Agung Sedayu Group dan saya masuk sebagai GM. Mereka punya Pesona Alam Resort Cianjur dan One,” bilang Gustaf.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *