Idealnya Majalengka Jadi Embarkasi Haji Bukan Indramayu, Ini Alasan Komisi VIII DPR RI

METRO BANDUNG — Bandara Internasional Jawa Barat atau Kertajati, akan difungsikan untuk melayani penerbangan haji mulai 2020. Keputusan ini telah ditetapkan bersama oleh Kementerian Agama (Kemenag) dan Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Seiring penetapan tersebut, masalah pembangunan asrama haji sebagai fasilitas pendukung, kembali mengemuka. Hal ini pun menjadi perhatian dari Komisi VIII DPR RI.

Dalam acara Kunjungan Spesifik ke Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Jumat (6/12) ini masalah embarkasi haji menjadi pembahasan khusus. Anggota Komisi VIII mendesak agar pembangunan di Kabupaten Indramayu, ditinjau ulang.

“Ini bukan soal fanatisme kedaerahan. Namun, idealnya pembangunan dilaksanakan di kawasan Aerocity atau di wilayah Kabupaten Majalengka. Di mana-mana asrama haji selalu berdekatan dengan bandara,” ujar anggota Komisi VIII, Maman Imanulhaq.

Hal senada diungkapkan anggota Komisi VIII lainnya, Muhammad Rapsel Ali. Menurut politisi asal Partai Nasional Demokrat (NasDem) tersebut, tidak adanya akses tol dari Indramayu ke Kertajati akan membuat pelayanan haji tidak maksimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *