Empat Bandar Kelas Kakap Narkoba ‘Kiriman’ Lampung Dibekuk

Editor:

Arif mengatakan, barang bukti yang ditemukan 68 bungkus lakban coklat besar ganja masing-masing 1 kilogram, 15 bungkus kertas koran sedang berisikan an ganja dan 3 bungkus koran kecil berisikan ganja. Dan sebuah handphone yang diduga sebagai alat transaksi narkoba jenis ganja.

“Dari hasil pemeriksaan tersangka mengaku mendapatkan ganja dengan harga Rp 5 juta per paketnya (1 kilogram) dan untuk upahnya sebesar Rp 100 ribu per kilogram. Latar belakang bandar tersebut wiraswasta, untuk sasaran peredaran adaiah terhadap rekan maupun tetangga tempat tinggal sendiri yang sudah mereka kenal dengan tujuan keamanan para pelaku pengedar tersebut dalam melakukan aksinya,” jelasnya.

Ditempat yang sama, Kasat Narkoba Polres Karawang, AKP Agus Susanto mengatakan, tersangka MI alias Mehong mendapat pengiriman yang kedua kalinya. Yang pertama 120 kilogram, 60 kilogramnya dikirim ke daerah Sukabumi dengan menggunakan jasa pengiriman barang. Sedangkan yang kedua tersangka mendapat 100 kilogram dengan dikirim sebanyak 3 kali.

“Ganja tersebut untuk persediaan selama 1 bulan. Di Karawang pengguna ganja sangat tinggi dan sasaran edarnya tetangga tempat tinggal sendiri yang sudah mereka kenal dengan tujuan keamanan para pelaku pengedar tersebut dalam melakukan aksinya,” tuturnya.

Untuk para tersangka pengedar ganja ganja kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) Jo 111 ayat ( 2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang narkotika, dan jerat dengan 114 ayat ( 2 ) Jo 111 ayat (2) No 35 Tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman minimal 5 tahun dan maksimal seumur hidup atau hukuman mati. (rie)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *