Maluku Utara Digoyang Gempa 7,1 SR, Terdeteksi Tsunami Kurang 1 Meter

METRO JAKARTA – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat setidaknya telah terjadi tsunami dengan ketinggian masing-masing 0,6 meter di Ternate (23.43 WIB), 0,9 meter di Jailolo (23.43) dan 0,10 meter di Bitung (00.08 WIB) pascagempa dengan magnitudo (M) 7,4 yang dimutakhirkan menjadi M 7,1 di Maluku Utara, Kamis (14/11) dini hari pukul 23.17 WIB.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Agus Wibowo mengatakan sebelumnya BMKG telah mengeluarkan 2 kali status peringatan dini tsunami setelah terjadi gempa yang berpusat di 1.63 LU 126.39 BT atau 134 kilometer Barat Laut Jailolo, Maluku Utara pada kedalaman 73 kilometer.

“Status peringatan tsunami tersebut secara resmi telah dicabut oleh BMKG pada Jumat (15/11) pada pukul 01.48 WIB,” kata dia kepada Onlinemetro.id, Jumat (15/11).

Adapun beberapa wilayah yang sebelumnya dinyatakan Waspada Tsunami di antaranya; Halmahera (Maluku Utara), Kota Bitung (Sulawesi Utara) dan Ternate (Maluku Utara). Sedangkan wilayah yang merasakan guncangan akibat gempa di antaranya; (MMI) IV-V Bitung, IV-V Manado, III-IV Gorontalo, III-IV Ternate, II Buol.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *