Gaet Pemda Garut-Hiswana Migas, Pertamina Gelar Sosialisasi Trade In Bright Gas

METRO GARUT – Sejumlah peternak ayam di Kecamatan Bayongbong dan Kecamatan Samarang, Kabupaten Garut, Jawa Barat, mendapat giliran inspeksi mendadak (Sidak) dari Pemerintah Kabupaten Garut, bersama dengan PT Pertamina (Persero) dan Hiswana Migas, pada Selasa (12/11).

Pada sidak tersebut ditemukan adanya penyalahgunaan pemakaian LPG subsidi 3 Kg. Di mana peternak ayam menggunakan LPG subsidi sebagai bahan bakar alat penghangat bagi anak ayam. Padahal, sebagai barang subsidi, peruntukan LPG 3 Kg, diatur dalam Permen ESDM Nomor 26/2009, yakni khusus untuk masyarakat pra sejahtera dan usaha mikro.

Dengan langkah persuasif, Pertamina bersama Hiswana Migas serta Pemda Garut memberikan sosialisasi penggunaan LPG (liquefied petroleum gas) tepat sasaran sekaligus melakukan program penukaran (trade-in) LPG subsidi 3kg menjadi LPG non subsidi Bright Gas. Peternak ayam, dapat menukarkan tabung LPG subsidi 3 Kg dengan LPG Bright Gas, dengan hanya membayar harga isi ulang sesuai Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Pada sidak ini, kami menyampaikan untuk kebutuhan industri sekelas peternakan diharapkan dapat menggunakan LPG non subsidi yakni Bright Gas 5,5 kg, 12 kg, atau 50 kg,” jelas Unit Manager Comrel &CSR Marketing Operation Region III Dewi Sri Utami.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *