Bidik 12 UPTD Pasar Terapkan Registrasi Online, Ini Langkah Dinas Perdagangan Bekasi

Editor:

Dijelaskan Andri, saat ini pihaknya sedang melakukan kajian, agar pembayarannya bisa langsung menggunakan go-pay atau ovo untuk pembayarannya. Pasalnya, saat ini untuk pembayaran registrasi online menggunakan barcode yang bekerjasama dengan Bank BJB.

“Kalau untuk pembayaran online ini, kita masih bekerjasama dengan Bank BJB. Dan tahun depan, mudah-mudahan bias juga pembayarannya menggunakan go-pay, ovo atau aplikasi pembayaran online lain. Tujuannya satu, biar langsung masuk ke kas daerah,” jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan, Abdur Rofiq menambahkan, penerapan retribusi-el jasa pelayanan pasar dan kebersihan dialkukan secara bertahap, karena butuh kesiapan dari sistem maupun kesiapan para pedagang. Dia mengakui tidak semua pedagang dapat cepat memahami sistem pembayaran nontunai.

Dengan membiasakan membayar retribusi secara elektronik, lambat laun pedagang akan terbiasa. Selain itu administrasi pembayaran retribusi juga lebih tertib. Dengan demikian dapat meminimalkan penyimpangan penarikan retribusi pasar dan efisiensi pengelolaan retribusi.

“Tanpa retribusi-el, penagihan retribusi dan jasa kebersihan dilakukan melalui petugas penagihan yang kemungkinan bisa beberapa tidak tersampaikan. Siapa tau ada yang khilaf,” kata dia.

“Tetapi selama ini tidak ada penyimpangan, buktinya dari target kita untuk retribusi pasar pembayaran kios dan lain-lain mencapai target hingga Rp 6 miliar lebih,” tandasnya. (jio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *