Lippo Cikarang Raup Pendapatan 1,06 Triliun, Ini Rinciannya…

METRO CIKARANG – PT Lippo Cikarang, Tbk (LPCK) mengumumkan hasil keuangan untuk sembilan bulan yang berakhir pada 30 September 2019 pada Senin (4/11).

Perusahaan melaporkan total pendapatan Rp 1,06 triliun, menurun 42 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 1,84 triliun.

Penurunan ini berasal dari penjualan tanah yang tidak berulang ke PT MSU pada 9M18 sebesar Rp 838 miliar. Secara normal, pendapatan 9M19 pada periode tersebut naik 5,8 persen dari Rp 1,003 miliar.

Pada 3Q19, LPCK melaporkan pendapatan sebesar Rp374 miliar, meningkat 30 persen dari Rp287 miliar di 2Q19 karena penjualan properti meningkat setelah pemilihan umum dan Idul Fitri.

Sebagaimana dilaporkan, laba kotor untuk periode tersebut menurun menjadi Rp396 miliar pada 9M19 dari Rp 1,05 triliun pada 9M18 sementara laba bersih Perusahaan turun menjadi Rp367 miliar dari Rp 2,71 triliun. Secara triwulanan, laba kotor Perusahaan meningkat 17 persen menjadi Rp 127 miliar di 3Q19 dari Rp 117 miliar di 2Q19.

Pendapatan Perusahaan didukung oleh penjualan lahan industri yang lebih tinggi (penjualan Delta Silicon 8 pada 1Q19) dan peningkatan pendapatan manajemen kota (kenaikan tarif 15 persen) yang menyebabkan pertumbuhan pendapatan dari tahun ke tahun, masing-masing sebesar 253 persen dan 19 persen.

Pendapatan atas penjualan rumah tinggal dan apartemen sebesar Rp 653 miliar berkontribusi 62 persen dari total pendapatan, sementara pendapatan dari penjualan tanah industri dan komersial sebesar Rp 135,5 miliar, sehingga berkontribusi 13 persen terhadap total pendapatan.

EBITDA Perusahaan yang dilaporkan untuk 9M19 tercatat sebesar Rp347 miliar, turun 68 persen dari Rp1.074 miliar dari periode yang sama tahun lalu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *