Nenek Paruh Baya Dizolimi Oknum Desa dan Camat?

Editor:

Pertemuan tersebut adanya kesalahan AJB yang dikeluarkan oleh PPATS Kecamatan Cikarang Pusat. Apalagi, adanya kesalahan data pendukung yang dikeluarkan Kantor Desa Pasirranji. Setelah itu, kuasa hukum terkejut mendengar pernyataan camat yang menyatakan akan memperbaiki AJB yang salah, apabila sudah ada permohonan pembatalan AJB dari Polres Metro Bekasi.

“Nah teman-teman wartawan sudah bisa melihat dan mendengar langsung pernyataan dari Camat Cikarang Pusat, bahwa perbaikannya bukan dari kecamatan tetapi dari Desa Pasirranji,” ujarnya.

“Setelah camat memberikan jawaban yang simpang siur, kami tetap meminta kepada camat yang mengeluarkan AJB yang salah tersebut, agar segera diperbaiki sesuai data yang benar,” tambah dia.

Alumni Universitas Bhayangkara Bekasi ini akhirnya menunggu etikat baik dan bentuk tanggung jawab, dari oknum desa dan Camat Cikarang Pusat untuk perbaikan AJB yang salah. Pasalnya, pihak desa juga sudah mengakui kesalahan penulisan.

“Intinya ini semua sudah diakui oleh pihak desa. Sehingga perlu adanya perbaikan di camat. Jadi kita tunggu itikad baik semua pihak, sebelum lanjut ke arah pidana,” tegas Suko.

“Apalagi, kesalahan itu juga sudah diakui kaur Desa Jaja Miharja pada saat di BAP Polres. Belum lagi pungli pembuatan AJB ini saya beberkan ke publik,” sambung Suko.

Semester itu, Camat Cikarang Pusat, Endin Samsudin saat di konfirmasi, membenarkan jika AJB yang salah di kecamatan akan diperbaikinya. Karena menurut dia, AJB yang menerbitkan di PPATS Kecamatan Cikarang Pusat.

“Menurut saya AJB (Asep Jamal, red) ini benar. Karena yang menandatangani saya. Jadi gak ada yang salah. Dan gak ada yang mesti saya perbaiki,” tandas Endin. (jio)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *