Kinerja Disnaker Bekasi Disoal soal Data tak Valid, TKA Ilegal Bisa Marak

METRO CIKARANG – Kinerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Bekasi, kembali dipertayakan. Kali ini, OPD yang dipimpin Edy Rosyadi ini diduga tak transparan soal data tenaga kerja asing (TKA) dan pengawasanya serta pengurusan izin mempekerjaan tenaga kerja asing (IMTA).

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Masyarakat Peduli Indonesia (KOMPI) Ergat Bustomy menyebutkan kurang terbukanya Disnaker ini menandakan bahwa kinerjanya tidak profesional. Padahal, tiap tahunnya data harusnya dipublikasikan ke masyarakat luas.

“Kami mempertanyakan kinerja Disnaker, karena disaat di Kabupaten Bekasi marak TKA illegal, mereka belum bisa membuktikan data valid jumlah TKA,” ujar dia kepada Cikarang Ekspres, kemarin.

Artinya, sambung Ergat, tidak adanya data valid jumlah TKA, akan ada kemungkinan TKA ilegal marak di Kabupaten Bekasi.

“Kalau tidak memiliki data. Itu tidak mungkin. Kalau pun tertutup soal jumlah TKA, berarti ada dugaan permainan dengan jumlah TKA karena bukan rahasia umum retribusinya cukup besar,” tukas dia.

Disamping itu, Ergat juga mempertanyakan IMTA yang dikeluarkan Kabupaten Bekasi yang terkait perpanjangan dengan persyaratan yang bisa diperpanjang dan batas waktu IMTA yang sudah dikeluarkan dari Kemenaker. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *